BP2IP Barombong, Mendidik Taruna Kelautan Dengan Standar Internasional

  • 23 Januari 2017 06:13 WITA
Males Baca?

MCWNews - Makassar | Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, Makassar, memiliki Visi untuk menjadi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kelautan, yang menghasilkan pelaut yang berdaya saing tinggi, prima, profesional dan beretika, sesuai standar Nasional dan Internasional Dengan Misi, untuk meningkatkan kinerja sumber daya pembelajaran, kemampuan pengelolaan sumber daya pembiayaan, dalam proses menuju kemandirian, dengan pola Badan Layanan Umum (BLU), serta meningkatkan kualitas layanan, dalam mempertahankan dan meningkatkan pengguna jasa, dan penerapan prinsip transparansi, legalitas, dan akuntabel, dalam pengelolaan jasa layanan dan keuangan [caption id="attachment_240" align="alignnone" width="225"] Kepala BP2IP Barombong H. Irwan, SH, M.Pd, M.Mar[/caption]

Saat menerima MCW News, diruang kerjanya, Senin, 23 Januari 2017, Kepala BP2IP Barombong H. Irwan, SH, M.Pd, M.Mar, menjelaskan, “Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Barombong, telah mengirim Kapal Latih Barombong ke Batam Kepulauan Riau (Kepri), untuk dilakukan pengerjaan Re-design dan pemanjangan kapal latih tersebut, juga sudah merenovasi Asrama Denebola, Renovasi Gedung Ruang Makan Giena, yang berada di areal Kampus BP2IP Barombong

BP2IP Barombong, menyelenggarakan Diklat Pelaut, yang meliputi (1) Deck Officer Class IV Training Program (Diklat Pelaut-IV Nautika), dengan masa diklat 9 bulan, (2) Deck Engineer Class IV Training Program (Diklat Pelaut-IV Teknika), masa diklat 9 bulan (3 Deck Officer Class V Training Program (Diklat Pelaut-V Nautika), masa diklat 3,5 bulan, dan (4) Deck Engineer Class V Training Program (Diklat Pelaut-V Teknika), masa diklat 3,5 bulan Dengan ketentuan jaringan pergerakan pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, hal ini berdasarkan hasil survey dan analisa sistem pergerakan sesuai kebutuhan, yakni, calon taruna atau pendaftar hanya diperkenankan berada pada Zona-A, yaitu pada bagian pendaftaran dan pembayaran, yang ruang lingkupnya sekitar perbankan, dan gedung pelayanan administrasi taruna, pegawai dan staf kantor juga berada pada Zona-A, yaitu pada bagian perkantoran dan gedung utama Ruang belajar peserta didik, tidak jauh dari areal parkir taruna, yang letaknya pada Zona-B, dan asrama berada pada Zona-C, yang berdekatan dengan pusat fasilitas umum taruna dan jaringan utilitas (BP2IP) Barombong, serta areal praktek dan pelatihan keterampilan taruna berada pada Zona-D, yang mana di zona ini, terpusat pada kegiatan outbond, dan fasilitas praktek taruna, juga fasilitas rekreasi kampus Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, memiliki perizinan mendirikan bangunan, karena itulah hal yang pertama kali yang harus diperhatikan ketika akan membangun sebuah gedung, selain pengurusan tersebut, perlu diketahui seputar aturan-aturan mengenai bangunan sesuai Perda di wilayah ini, pertama koefisien dasar bangunan, yaitu mempersiapkan lahan peresapan air pada setiap gedung yang akan dibangun, harus sesuai garis sempadan bangunan, yang mengatur batasan lahan yang boleh, dan tidak boleh dibangun, gunanya sebagai daerah hijau dan resapan air, yang akhirnya menciptakan bangunan yang sehat, dalam segi privasi dan penetrasi udara yang lebih optimal, dan juga garis sempadan jalan, adalah persiapan tersedianya lahan bagi perluasan jalan dimasa mendatang Kemudian koefisien lantai bangunan, adalah batasan tinggi dinding bangunan yang dapat dihitung sebagai badan bangunan, yang digunakan sebagai perhitungan jumlah luasan bangunan agar tidak melebihi batas, dari jumlah luasan bangunan, bila dibandingkan dengan luas lahan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda), yang fungsinya agar dapat menjaga keseimbangan lingkungan Dan berdasarkan ketentuan jaringan utilitas lingkungan pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, berdasarkan hasil survey dan analisa, yakni letak kamar mandi umum, baik untuk pria maupun wanita, tersebar di setiap zona, agar mudah dijangkau dari sektor manapun BP2IP Barombong, juga dilengkapi fasilitas umum dan tempat ibadah, yaitu Masjid dan Gereja, yang berada di tengah-tengah wilayah Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, agar para taruna dapat menjalankan ibadah sesuai agamanya masing-masing, “jelas Irwan. (timmcwnews) [divide]



TAGS :

Komentar