ATKP Makassar Mendidik SDM Penerbangan Yang Profesional & Ahli Dibidangnya

  • 23 Februari 2017 04:46 WITA
Males Baca?

MCW News, Makassar | Tahun 1989 berdiri Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Ujung Pandang, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No : KM.22 Tahun 1989 Tanggal 13 Mei 1989, dan dalam proses perkembangan dan kemajuannya, maka diterbitkan Peraturan Pemerintah No : PP.60 Tahun 1999 Kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No : KM 80 Tahun 2000 dan diperbaharui berdasarkan Surat Keputusan No : KM 71 Tahun 2002, Tanggal 22 Oktober 2002, berubah menjadi Akademi Teknik Dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar Saat dijumpai MCW News diruang kerjanya, Rabu, 11 Januari 2017, Direktur Akademi Teknik Dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar I Wayan Juliarta, ST, MT, mengatakan, “ATKP Makassar memiliki Visi untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas pada Sektor Perhubungan, khususnya Sub Sektor Perhubungan Udara, sehingga mampu menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien. [caption id="attachment_243" align="alignnone" width="225"] Direktur Akademi Teknik Dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar I Wayan Juliarta, ST, MT[/caption] Dengan Misi, untuk menghasilkan tenaga ahli professional dibidang Teknik dan Keselamatan Penerbangan, yang memenuhi standar internasional, dengan menggalang kerjasama dengan lembaga pendidikan dan instansi terkait, guna meningkatkan kualitas lulusan secara berkelanjutan, dan mengembangkan program studi baru sesuai dengan perkembangan teknologi penerbangan dan permintaan pasar, dan terus mengoptimalkan sarana dan prasarana untuk mempertahankan eksistensi perguruan tinggi dan kedinasan, juga untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional Melalui Program Pendidikan Diploma, Jurusan Teknik Penerbangan, yakni Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara, Teknik Listrik Bandara, Teknik Mekanikal Bandar Udara, Teknik Perawatan Pesawat Udara, Teknik Bangunan, dan Landasan Bandar Udara, dan Jurusan Keselamatan Penerbangan, yaitu Lalu Lintas Udara, Operasi Darat Bandar Udara, Operasi Terminal Bandar Udara, Aeronautika Information Service, dan Komunikasi Penerangan Sedangkan untuk Program Pendidikan Non Diploma, Jurusan Teknik Penerbangan, yaitu  Teknik Perawatan Komputer (hardware), Teknik Digital, Radar Principle, Airport System Planning, CNS/ATM Foundation Training For Technition, Local Area Network, Teknik Bangunan dan Landasan, Recurent Training Teknik Penerbangan Serta Jurusan Keselamatan Penerbangan, yakni Marshalling, Airport Information Officer (AIO), Apron Movement Controller (AMC), CNS/ATM Foundation Training For Operation Staf, Recurrent Training Keselamatan Penerbangan, Aviation Security, Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKPPK), Penanganan Cargo Udara        (Air Cargo Handling), Manajemen Bandar Udara, Pengoprasian garbarata, Penanganan Bagasi, Awak Kabin Pesawat (Cabin Attendant), Fasilitas Bandar Udara (Airport Facilities), Pemandu Operasi Penerbangan, Ground Handling Officer (Penangana Kegiatan Darat), Komersial Bandar Udara, Pengelolaan Suku Cadang Bandar Udara, Human Factor, Flight Operation Officer (FOO) Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar dalam melaksanakan Diklat, didukung dengan sarana dan prasarana, yaitu Asrama, Ruang Kuliah, Perpustakaan, Ruang Sidang Skripsi, Lab. Elektronika, Lab. Computer Base Training (CBT), Lab. Bahasa, Lab. ATC Simulator (Computerized), Lab. APP/ACC Simulator Lab. APP/ACC Radar Simulator, Lab. ADC Simulator, Lab. AFN/AMSC, Lab. General Workshop, Lab. Air Conditioning, Lab. Sistem Tenaga Listrik, Lab. Fisika, Lab. Microprocesor, Lab. Multimedia, Lab. Program Logic Control, Lab. Teletype Procedure, Lab. Studio Gambar, Simulasi Landasan, Poliklinik, Tempat Ibadah, Ruang Makan, Perkantoran, Sarana Olah Raga, Sarana Out Bond, Gedung Serba Guna, Wi-fi Zone, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya, “ujar Juliarta. (timmcwnews)



TAGS :

Komentar