KPK : Dana E-KTP Rp 250 Miliar Sudah dikembalikan

  • 23 Februari 2017 05:36 WITA
Males Baca?

MCW News, Jakarta  | Dana korupsi pengadaan paket KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (E-KTP) sekitar Rp 250 miliar, sudah dikembalikan kepada penyidik KPK, sumber pengembalian berasal dari korporasi, vendor pengadaan, namun juga ada dari perorangan yang mengembalikan dana tersebut   Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, Rabu, 16 Februari 2017, mengatakan, “KPK sekali lagi menghimbau kepada pihak-pihak yang terima uang proyek E-KTP, untuk segera mengembalikan uangnya kepada KPK, namun pengembalian uang itu memang tidak akan menghapus pidana, tetapi akan memberikan keringanan dalam proses hukum yang berjalan, jadi sekarang belum terlambat untuk segera mengembalikan uangnya   Terkait indikasi aliran dana, penyidik KPK mendapatkan informasi dan keterangan dari saksi-saksi yang diperiksa, menjelaskan bahwa ada aliran dana dari proyek ini dan juga  bukti-buktinya, KPK secara variatif menanyakan 3 hal, mulai dari pertemuan-pertemuan yang terjadi di kantor DPR, ataupun di tempat lain, proses pembahasan anggaran di DPR, terkait dengan proyek ini, sampai dengan indikasi adanya aliran dana terhadap sejumlah anggota DPR tersebut   KPK bisa saja konfirmasi kepada para saksi, yang pada saat itu mengetahui rekannya menerima aliran dana, termasuk siapa saja yang sudah mengembalikan dananya, dalam waktu dekat akan dibuka dipersidangan, KPK menegaskan sudah mempunyai bukti, dan indikasi bagi pihak-pihak lain yang terima aliran dana dalam kasus E-KTP tersebut, oleh karena itu, kami sampaikan kepada pihak-pihak tersebut, agar segera melakukan pengembalian uang kepada KPK   Sampai saat ini, KPK sudah memanggil lebih dari 280 saksi, untuk dilakukan pemeriksaan soal kasus E-KTP, dan sudah ada 2 orang tersangkanya, yakni mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Irman, dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, sekaligus PPK, Sugiharto, “jelas Febri. (timmcwnews)



TAGS :

Komentar