Di Tuntut 5 Tahun, AHM Terancam Gagal Ikut Pilkada Maluku 2018

  • 02 Mei 2017 12:50 WITA

Males Baca?
MCW News.com, Ternate | Ambisi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai Golkar ?wilayah II Ahmad Hidayat Mus (AHM) untuk maju dalam Pilkada Maluku Utara 2018 menghadapi jalan buntu. Pasalnya terdakwa kasus korupsi anggaran pembangunan Masjid Raya Sanana Kepulauan Sula (Kepsul) dituntut hingga 5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut Selasa (2/5/2017) kemarin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri (PN) Ternate dengan sidang agenda pembacaan tuntutan. Mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Ahmad Hidayat Mus itu bukan hanya dituntut 5 tahun penjara oleh Jaksa Kejati melainkan juga didenda sebesar Rp 200 juta subsider 2 tahun penjara dalam tuntutan Jaksa tersebut. Jaksa Penuntut Umum, Ivan Damanik dalam tuntutannya mengatakan secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 2 Junto Pasal 18 ayat (1) hurup b Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP untuk dakwan primer. Sidang yang dipimpin Hendri Tobing akan dilanjutkan pada Selasa (16/5/ 2017) dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari penasihat hukum terdakwa. (timmcwnews)


TAGS :

Komentar