Ratusan Korban Pasar Sentral Remu Mendatangi Kantor WaliKota

  • 04 Mei 2017 04:36 WITA

Males Baca?
MCW News, Sorong | Ratusan pedagang pasar sentral remu yang tergabung dalam Asosiasi Pedangang Pasar Sentral (APPS) mendatangi kantor WaliKota Sorong untuk menyuarakan aspirasi terkait perubahan areal petak kios yang akan ditempati pedagang tersebut. Menurut koordinator aksi H. Ahmad Yani mengatakan sebelum adakan aksi di kantor WaliKota massa aksi terlebih dahulu mendatangai kantor DPRD Kota Sorong. "Aksi hari ini, tadi kita sudah sama-sama berangkat ke DPRD memberikan aspirasi diterima langsung dengan baik oleh Ketua DPRD Petronela beserta dengan jajarannya, setelah itu kami berangkat kesini di kantor WaliKota," ujar Yani yang juga selaku sekretaris APPS Kota Sorong, Rabu (03/05) Dalam aksi tersebut pedagang menuntut agar pemkot tidak merubah ukuran petak kios dari 4x5 menjadi 2x5, sangat di sayangkan apabila tempat yang dulu ditempati selama puluhan tahun tersebut kemudian di rubah ukurannya oleh Pemerintah. "Kami ingin memperjuangkan nasib kami, dan nasib teman-teman kami yang ada di pasar sentral. Ada keinginan rencana dari Pemerintah kota Sorong ingin merubah petak dari 4x5 menjadi 2x5, padahal kita tahu bahwa 4x5 yang sudah bertahun-tahun kita tempati, alangkah ironinya di rubah menjadi 2x5," ujarnya "Begitu juga teman-teman yang menempati petak 2x2 dan 1x1 tidak tertutup juga kemungkinan di rubah tapi kita lihat perkembangan nya kedepan, yang jelasnya satu tuntutan kami bahwa kami tidak ingin ada perubahan, kami tetap akan memperjuangkan bahwa 4x5 tetap akan utuh begitu juga dengan 2x2 dan 1x1," tambahnya Yani awalnya kecewa dengan tidak hadirnya WaliKota Sorong yang ingin ditemui oleh massa aksi tersebut. Namun ia mendapatkan informasi bahwa WaliKota akan menemuinya besok tepat pukul 10.00 WIT di kantor WaliKota. "Besok pagi jam 10.00 pagi kita ketemu dengan WaliKota," ungkap Yani Apabila tuntutan mereka tidak terpenuhi, Yani mengancam akan mendatangkan massa yang lebih banyak lagi. Akibat dari aksi tersebut secara solidaritas pedagang pasar sentral menutup kios nya selama satu hari. "Semua nya tutup besok baru buka lagi," pungkasnya (timmcwnews)


TAGS :

Komentar