Polres Tana Toraja Musnahkan Barang Bukti Narkoba

  • 04 Mei 2017 05:54 WITA

Males Baca?
MCW News, Tator | Polres Tana Toraja hari ini Kamis (4/5) di halaman Polres Tana Toraja di musnahkan  barang bukti 29 tanaman ganja sisa penyisihan dari 39 tanaman ganja milik tersangka Rustam alias Elem (DPO), satu batang tanaman ganja yang di tanam di Pot sisa penyisihan dari satu potongan tanaman ganja terdiri dari batang dan daun milik tersangka Diki Haryadi Gau alias Diki, 9 pot bekas pop mie berisi bibit tanaman ganja sisa penyisihan dari 2 pot bekas pop mie berisi bibit ganja milik tersangka Rustam alias Elem (DPO) dan Biji tanaman ganja sisa penyisihan dari 10 biji tanaman ganja yang sementara di semai milik Yafeth Lapin Sombolinggi alias Yafeth. Pemusnahan Narkoba di halaman Polres Tana Toraja di laksanakan pada pukul 10.00 wita dengan melakukan pembakaran oleh Kapolres Tana Toraja, AKBP.Arief Satriyo, Ketua Pengadilan Makale H. Muh. Djamir, SH., MH, Kejaksaan Negeri Makale dan BNN Kabupaten Tana Toraja. "Dalam Pemusnahan barang bukti di hadirkan pula 2 (dua) orang tersangka yaitu Yafeth dan Diki serta orang tua Rustam yang merupakan DPO Polres Tana Toraja. Usai pembakaran barang bukti, Kapolres Tana Toraja dalam sambutannya mengatakan bahwa barang bukti yang di musnahkan ini adalah hasil dari penangkapan di Lemo dan lembang sapan kua-kua Kecamatan Sanggalangi. Lanjut Arief bahwa pengungkapan di lakukan pada bulan februari 2017 lalu dan sudah di limpahkan ke kejaksaan. Polres Tana Toraja sudah berkomitmen melakukan pemusnahan nerkoba baik di lingkungan masyarakat, di sekolah-sekolah di seluruh wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara, baik yang ada di dalam kabupaten maupun yang masuk di dua kabupaten ini. "Polres Tana Toraja tidak hanya melakukan secara parsial dalam melakukan pengungkapan bepmberantasan Narkoba di daerah ini tetapi bagaimana kita melakukan bersama sama membersihkan Narkoba di kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara. Secara terpisah wartawan MCW News melakukan wawancara kepada orangtua Rustam yang merupakan DPO dari otak pelaku Narkoba ini. Orang tua pelaku mengatakan tanaman ini adalah tanaman lombok begitu di katakan oleh sipelaku kepada orang tuanya di depan Kasat Narkoba Polres Tana Toraja, AKP. A.Sitorus. Kasat Narkoba Polres Tana Toraja mengatakan bahwa Rustam yang sudah menjadi DPO sampai hari ini dalam pengejaran Polres Tana Toraja. Untuk itu saya minta pada pelaku untuk meyerahkan diri secepatnya, tegas Abner Sitorus. (timmcwnews).


TAGS :

Komentar