Setelah Digugat Warga, Kantor Milik Deptan Dieksekusi

  • 24 Mei 2017 00:26 WITA

Males Baca?
MCW News, Masohi | Terjawab sudah gugatan tiga marga pemilik lahan bangunan Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian dan Penelitian Teknologi Pertanian Maluku dan Kebun Percobaan yang berlokasi di Negeri Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Tiga marga itu yakni marga Mairima, Marga Titihalawa, dan Marga Titiahy. Setelah lama diperkarakan, akhirnya tuntutan ketiga marga lewat kuasa hukum Semy Waileruno, SH. M.Si dan kawan-kawannya, tuntutan mereka pun dikabulkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Masohi. Kepala PN Masohi Akhmad F.S.Dewantoro mengatakan, selaku pemerintah hanya melakukan tugas sebagaimana mestinya. Regulasi atau aturan hukum telah memutuskan perkara tersebut telah sah milik Deptan sehingga selaku pemerintah untuk menjalankan itu sudah menjadi tanggungjawabnya untuk menaatinya. Karena itu hari ini kami langsung melakukan eksekusi sesuai keputusan pengadilan. "Kami selaku pemerintah tentu mentaati hukum yang berlaku karena memang sudah ada keputusan untuk ekseskusi. Kita tidak bisa membantah lagi. Tetapi memang kami ada upaya untuk PK agar memang ditangguhkan dulu eksekusi ini. Tapi karena sudah aturan seperti itu mau tidak mau kita lakukan. Pun memang nanti setelah ada misalnya ada PK kita kemudian beban ke kita ya mungkin ada jaminan juga dari pihak-pihak penggugat,"katanya. Sebagai pemenang atas sengeketa lahan Kebun Percobaan milik Departemen Pertanian (Deptan) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian dan Penelitian Teknologi Pertanian Maluku di kawasan Makariki, KM 2 jalan Trans Seram, Desa Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Malteng yang diperkarakan tiga marga tersebut. Eksekusi dilakukan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Masohi Nomor :15/Pdt.G/2011/PN.Msh Jo Putusan Pengadilan Tinggi Maluku Nomor :36/PDT/2012/PT Mal Jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor, 1832/PDT/2013 memutuskan Depatn Malteng memenangkan perkara lahan yang digugat Pemerintah Marga kasus Mairima, Marga Titihalawa, Marga Titiahy itu. Sidang saat tersebut menghadirkan Kepala Pengadilan Negeri Masohi Akhmad.F.S.Dewantoro, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku DR. Ir. Yusuf, Kepala BMKG Amahai, Yusuf, Kabag Ops Polres Malteng Kompol Gesky Mansa, Kepala Kebun Percobaan Makariki, La Dahahamarudin, Raja Makariki, Ny. Ice Watttimena, Saniri Negeri Makariki, Para Pengacara pihak penggugat dan pengacara pihak tergugat, 3 (Tiga ) perwakilan Marga dari penggugat yaitu Marga Mairima, Marga Titihalawa, Marga Titiahy ,tokoh Agama, Pdt yohanes Lepary dan Pdt Lun tenu/lapiopa , serta beberapa Masyarakat Negeri Makariki. [caption id="attachment_2052" align="alignnone" width="312"] Proses Eksekusi Tanah dan bangunan Balai Kebun Percobaan Makariki[/caption] Akhirnya, berdasarkan putusan ingkrah itu, pada Selasa (23/5/ 2017) sekira pukul 10.00 bertempat di Kantor Departemen Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian dan Penelitian Teknologi Pertanian Maluku Kebun Percobaan Makariki, KM 2 jalan Trans Seram, Negeri Makariki itu, akhirnya dengan bertindak sebagai eksekutor, PN Masohipun melaksanakan Eksekusi bangunan Kantor yang diperkarakan itu. Dijelaskan, Usai sidang keputusan itu, pada pukul 10.50 WIT dilanjutkan dengan pemasangan spanduk oleh Deptan Masohi di lokasi yang diperkarakan. Dalam spanduk tersebut bertuliskan, "lanah ini telah dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Masohi berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Masohi Nomor: 15/Pdt.G/2011/PN.Msh Jo Putusan Pengadilan Tinggi Maluku Nomor:36/PDT/2012/PT Mal Jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor:1832 K/PDT/2013 Pada pukul 11.00 WIT dilakukan eksekusi Tanah dengan perobohan bangunan Balai Kebun Percobaan Makariki beserta bangunan lainnya". Setelah dilakukan penyerahan bangunan oleh Kepala Pengadilan Negeri Masohi kepada pengacara penggugat pada pukul 15.30 WIT kegiatan eksekusi perobohan bangunan pun selesai dengan aman. (timmcwnews)


TAGS :

Komentar