Kapolda Papua Barat, Berikan Penghargaan Kepada Batalyon D Resimen III Pelopor Kelapa Dua

  • 24 Mei 2017 06:39 WITA

Males Baca?

MCW News, Sorong | Satuan Tugas (Satgas) Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Batalyon D Resimen III Pelopor Kelapa Dua, yang membantu Polda Papua Barat dalam Operasi mantap Praja Mansinam 2017 sebagai tim pengamanan dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah Provinsi Papua Barat, menerima penghargaan dari Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Martuani Sormin, pada acara Upacara Pelepasan Satgas BKO Batalyon D Resimen III Pasukan Pelopor, di lapangan parkir Bandara DEO Kota Sorong, Senin, (23/5) Kapolda Papua Barat dalam sambutannya mengatakan, "Pemberian piagam penghargaan merupakan wujud kehormatan yang diberikan kepada Satgas BKO Batalyon III Pasukan Pelopor, yang telah melaksanakan tugas dengan baik dalam membantu personil Kepolisian Polda Papua Barat, dalam pengamanan Pilkada di wilayah Maybrat yang dijadikan sebagai tolok ukur kerawanan Pilkada di Papua Barat dengan indeks kerawanan 3.400 Dengan kehadiran personil Batalyon III Pasukan Pelopor dari Jakarta kita dapat menghilangkan dan membalikan prediksi dari yang paling rawan konflik, menjadi yang paling aman dari 110 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak Tahun 2017, hal ini terjadi karena ada sinergitas, dan kerjasama yang baik dari Batalyon III Pasukan Pelopor yang datang membantu Kepolisian Polda Papua sebagai pasukan BKO Stabilitas Kamtibmas ini tidak terjadi begitu saja, tanpa ada inisiatif mulai dari tingkat regu, Danton dan Danki, serta Kasatgas yang secara bersama-sama dengan Sat Brimob Polda Papua Barat, bekerja dengan baik, saling bahu-membahu, khususnya di Kabupaten Maybrat yang menjadi tolok ukur indek kerawanan di Papua Barat, namun dengan kehadiran Batalyon III Pasukan Pelopor sangat bermanfaat dalam membantu satuan kewilayahan khususnya di Polda Papua Barat Melalui upacara pelepasan ini seluruh jajaran Kepolisian Papua Barat beserta staf mengucapkan terima kasih kepada Batalyon III Pelopor atas bantuan BKO, selama kurang lebih 5 bulan untuk mewujudkan stabilitas Kamtibmas yang kondusif di wilayah Polda Papua Barat, "tegas Martuani. (timmcwnews)



TAGS :

Komentar