DPRD Bintuni Teken MoU, Pembuatan Draf Ranperda dengan Yayasan Paradisea

  • 26 Mei 2017 21:22 WITA

Males Baca?
MCW News, Bintuni | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Teluk Bintuni melakukan penandatanganan MoU dengan Yayasan Paradisea untuk bekerja sama membuat draf peraturan daerah (Perda) tentang Pengakuan Hak-hak Masyarakat Adat di kabupaten Teluk Bintuni, yang berlangsung di kantor DPRD Teluk Bintuni, Jumat(12/5). Dalam kesempatan terdebut Ketua DPRD Teluk Bintuni Simon Dowansiba SE., mengatakan kerjasama dengan Yayasan Paradisea adalah untuk pembuatan peraturan daerah, yang mana karena sudah ada bukti pada pengalaman di kabupaten lainnya di Papua Barat yang telah diselesaikan. Simon juga berharap, agar semua pihak turut membantu termasuk masyarakat khususnya 7 suku dengan informasi didapatkan dilapangan bisa segera dilaporkan kepada pihaknya dalam hal ini pemerintah daerah, karena menurutnya informasi tersebut diharapkan dapat dibutuhkan untuk kelancaran proses penyusunan draf Raperda ini oleh pihaknya. Sementara itu, ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda), Hengki Manibuy mengatakan, setelah penandatanganan MoU antara pimpinan DPRD Teluk Bintuni dengan pihak Yayasan Paradisea, selanjutnya akan penyiapan rancangan awal. "Setelah penandatanganan MoU, kita tunggu persiapan dari pihak Yayasan lalu kita mulai kerja," ujar Hengki, politisi partai Hanura Teluk Bintuni itu. Sementara itu ditambahkan oleh Sekretaris DPRD Teluk Bintuni Decky Asmuruf SE MM bahwa dalam kerjasama kedua lembaga itu, terbentuk tim penyusun dan tim pengawas yang melibatkan kedua belah pihak. "Ada dua tim yang bekerja yaitu tim penyusun dan tim pengawas. Salah satu yang dilakukan pihak Yayasan dengan menyiapkan Naskah akademik draf Raperda Pengakuan Hak-hak masyarakat adat di Teluk Bintuni," ujarnya.(timmcwnews)


TAGS :

Komentar