Irjen Kemendes Diduga sebagai Aktor Utama Kasus Suap BPK

  • 28 Mei 2017 11:49 WITA

Males Baca?

MCW News, Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa SG diduga sebagai aktor utama dalam kasus suap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). SG yang dimaksud adalah Inspektur Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Sugito. KPK menyebut SG sebagai sosok yang melobi BPK agar lembaganya mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk laporan keuangannya. "Dalam rangka memperoleh WTP, SG diduga melakukan pendekatan kepada pejabat dan auditor BPK," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam jumpa pers di Gedung KPK, Sabtu, 27 Mei 2017.   KPK belum bisa memastikan kapan SG mulai melakukan pendekatan terhadap pejabat-pejabat BPK. Namun, jika mengacu pada waktu dimulainya pemeriksaan laporan keuangan Kemendes 2016, diduga pendekatan dilakukan pada bulan Maret 2017. KPK juga belum bisa memastikan apakah SG bergerak atas inisiatif sendiri atau atas perintah Menteri Desa Eko Putro Sandjojo. Menurut Agus, hal itu akan digali lagi dalam proses pengembangan kasus. "Kalau ada petunjuk akurat, pasti dikembangkan. Semua masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan atas petunjuk dan keterangan yang didapat," ungkap Agus. Sehari sebelumnya, KPK menangkap tujuh orang di tempat berbeda dalam operasi tangkap tangan pada Jumat, 26 Mei 2017. Sehari setelah penangkapan itu, empat orang ditetapkan sebagai tersangka. Selain SG, KPK menetapkan tiga tersangka lain, yaitu JBP selaku pejabat eselon 3 Kemendes, RS selaku pejabat eselon 1 BPK, dan ALS yang menjadi auditor BPK. SG dan JBP diposisikan sebagai tersangka pemberi gratifikasi dalam perkara dugaan suap BPK ini. Keduanya dijerat pasal berlapis dan terancam hukuman penjara maksimal lima tahun. Sedangkan, RS dan ALS sebagai tersangka penerima suap.(timmcwnews)



TAGS :

Komentar