Lambatnya Pembangunan 2017 di Torut, Ini Kata Fraksi Demokrat!

  • 31 Mei 2017 06:39 WITA

Males Baca?
MCWNews, Torut | Anggota Dewan dari Fraksi Demokrat Stepanus Sarese Rabu siang tadi (31/5/17) di ruang Fraksi Demokrat mengatakan bahwa untuk tahun anggaran 2017 ini pemerintah kabupaten Toraja Utara sudah terlambat melaksanakan kegiatan pembangunan. "Ini sudah masuk Triwulan kedua, sementara pelaksanaan pembangunan yang dibiayai oleh belanja modal dari DAU dan DAK Reguler belum juga ada tanda-tanda untuk dilaksanakan. Seharusnya pada triwulan kedua ini, kegiatan di semua OPD sudah harus berjalan. Jangan sampai anggaran DAU dan DAK 2017 yang diberikan belum mencapai target atau realisasi dan serapan anggaran tidak mencapai target, ini dapat mengakibatkan pemotongan anggaran oleh pemerintah pusat karna target realisasi tidak optimal," terang Sarese. Pihaknya selaku anggota Dewan Fraksi Demokrat, berharap kepada Pemerintah dalam hal ini Bupati Toraja Utara untuk secepatnya menyampaikan kepada seluruh OPD untuk segera melakukan proses kegiatan baik yang tidak ditender maupun yang ditenderkan. "Ini untuk mempercepat semua pelaksanaan pembangunan yang ada di Kabupaten Toraja Utara," jelas Stepanus Sarese. "Kita tidak inginkan anggaran yang diberikan oleh Pemerintah Pusat itu tidak mencapai target. Karena sudah ada pengalaman di daerah lain yang anggaran DAU dan DAK nya dipotong oleh pemerintah pusat karena keterlambatan pelaksanaan pembangunan. Bayangkan kalau DAU dan DAK Toraja Utara di potong atau di tarik oleh pusat hanya karena progresnya belum mencapai, mau jadi apa ini daerah. Siapa yang rugi, pasti yang rugi Pemerintah Daerah dan Masyatakat Toraja Utara," tegas Anggota Dewan dari Fraksi Demokrat ini. (timmcwnews)


TAGS :

Komentar