Korupsi Kades Sumbersari Diendus Kejari Kendal

  • 31 Mei 2017 07:21 WITA

Males Baca?

MCW News, Kendal | Kasus dugaan korupsi dana Desa Sumbersari Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal Jawa Tengah mulai diendus pihak Kejaksaan Kendal. Hal ini sebagaimana disampaikan Kasi Pidsusnya, Edy yang membenarkan pihaknya sedang memeriksa para saksi terkait dugaan korupsi dana desa sumbersari, "Ya itu kami sedang memeriksa kadesnya, ditunggu aja atau besok saya kabari mas," tuturnya kepada MCW. Ditempat terpisah seorang saksi yang hadir di Kejaksaan menjelaskan pemeriksaan kasus ini masih di seputaran dugaan korupsi dana desa dan ADD yang diduga diselewengkan oknum Kades dan beberapa perangkat desanya yang mencapai ratusan juta rupiah diantaranya mark up pembangunan betonisasi jalan desa, pengadaan seragam batik, tunjangan BPD, Pembuatan perpustakaan desa, pembinaan lembaga masyarakat dan pembangunan WC Keluarga miskin, "Semuanya dianggarkan dan dicairkan tapi tidak ada wujudnya. Itu khan dana rakyat yang harus digunakan untuk rakyat," ujarnya. Bahkan juga ada korupsi lainnya yang harus dibongkar terkait ganti rugi jalan tol Kendal- Semarang yang mencapai milyaran rupiah. "Disamping ada korupsi pembangunan jalan menuju rumahnya kades pakai dana desa juga ada korupsi dana ganti rugi jalan tol yang mencapai milyaran rupiah," imbuhnya. Selanjutnya hingga ditulisnya berita ini Kades Sumbersari, Jarwo masih diperiksa di Kejaksaan Negeri Kendal dan ketika dihubungi melalui Handphonenya juga belum membalasnya. Diketahui mencuatnya kasus dugaan korupsi Kades Sumbersari Ngampel, Kendal ini bermula dari adanya aksi unjukrasa warganya di Kantor Bupati Kendal yang menuntut Kades Sumbersari agar segera dicopot dari jabatannya. Dan korlap Aksi Demo, Slamet dengan para aktifis desa lainnya juga meminta aparat penegak hukum segera memenjarakan sang kades. Bahkan kasus ini pun pernah dilaporkan ke KPK RI, namun pihak KPK menyarankan kasus ini agar dilaporkan ke Kepolisian dan Kejaksaan setempat. Kemudian kejari kendal kini secara marathon melakukan pemeriksaan kepada beberapa pihak terkait, termasuk meminta inspektorat kendal untuk turut menghitung kerugian dana desa tahun 2015-2016 yang dikorupsi oknum kades beserta kroninya. (timmcwnews)



TAGS :

Komentar