Kapolda Papua Jadi Inspektur Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

  • 04 Juni 2017 00:22 WITA

Males Baca?
MCW News, Jayapura | Pada hari Sabtu tanggal 03 Juni 2017 Pukul 07.30 Wit, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH, menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2017 dan dilaksanakan di Halaman Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Entrop Distrik Jayapura Selatan Kabupaten Kota Jayapura. Kegiatan ini merupakan Program Polisi Pemerhati Pelajar serta dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017 dengan Tema Permen Pancasila Manis (Pemersatu Elemen Republik Mengamalkan Esensi Nilai Pancasila Menjaga Arah Negara Indonesia Selamat), dalam sambutannya Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH, menyampikan bahwa sekarang banyak paham-paham datang dari luar yang ingin mengubah Pancasila, maka dari itu kita sebagai anak bangsa dan generasi pemuda mari bersama-sama untuk menjaganya, berkaitan dengan gerakan Permen Pancasila Manis ini kita tahu dasar Negara kita adalah hasil kerja para pendiri bangsa kita. [caption id="attachment_2486" align="alignnone" width="312"] Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH, mendapatkan pengalungan bunga[/caption] Presiden Soekarno pada tanggal 01 Juni 1945 berproses dengan berdialog antara tokoh-tokoh Nasional hingga Pancasila berhasil dirumuskan dengan lima sila sebagaimana tadi kita ucapkan, Pancasila adalah dasar dan ideologi Negara Falsafah bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang mengandung Nilai luhur yang diambil dari akar budaya bangsa Indonesia. Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa memberikan ruang kepada semua warga Negara untuk dapat memeluk agam sesuai keyakinan masing-masing serta menjalankan ibadah sesui keyakinannya tanpa diganggu orang lain. "Kita juga dituntut untuk terus meningkatkan keimanan dan ketwakaan kita ketuhan yang maha esa mewajibkan semua warga Negara untuk melaksanakan ibadah sesui keyakinannya, hanya berbekal agama yang kuat untuk dijadikan tiang dalam kehidupan kita maka kita akan terselamatkan dari berbagai hal yang buruk, yang menghacurkan masa depan kita dan hal-hal yang berpotensi melanggaran hukum," jelas Kapolda Boy Rafly. Sila kedua kemanusian yang adil dan beradab, dimana keberadaban di Indonesia bentuk beradaban yang berdasakan nilai luhur, agama, adat istiadat mengedepankan nilai moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara oleh karena itu kewajiban kita mengamalkan rasa keadilan dan nilai peradaban dalam masyarakat kita. Sila ketiga persatuan Indonesia dimana melihat Indonesia ini berbagai dari suku bangsa dan agama kita harus bersatu dalam satu kesatuan kalau berkelahi terus maka yang ada hanyalah kehancuran tidak bisa melakukan pembangunan, oleh karena itu menjaga persatuan itu sangat penting karena Kebinekaan tunggal ika ini banyak tidak di pahami orang dan terus berkembang menjadi Negara konflik. Sila keempat kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyaratan perwakilan dengan semangat musyawarah dan gotong-royong, semangat gotong-royong itulah harus tumbuh dalam diri kalian. Sila kelima Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, semangat para pendiri bangsa kita adalah mewujudkan rasa keadilan diseluruh warga bangsa kita tidak ada perbedaan, diskriminasi, yang mendapat kelebihan, semua warga negara sama baik dalam pelayan dan berhak mengikuti pendidikan tidak pilih kasih, jadi keadilan sosial itu adalah bentuk penghormatan terhadap nilai hak asasi manusia, oleh karena itu memiliki pemahaman keindonesiaan sangat penting disetiap individu kita, maka dari itu kepolisian berusaha menothing kegiatan ini gerakan Permen Pancasila Manis mudahan dapat dilakukan di seluruh sekolah-sekolah di Papua dalam rangka menanamkan semangat Nasionalisme, Kebangsaan karena kedepan Indonesia tidak lepas dari masalah ke Bhinekaan. Kapolda Papua juga menyampaikan, hari ini Kapolda hadir dalam program Polisi sahabat sekolah, namun berikutnya juga akan hadir pejabat Polda, Kapolres dan kapolsek untuk bisa menjadi sahabat kalian, kita juga sangat dekat dengan Polisi Cilik yang saat ini sudah ada beberapa generasi yang terdiri dari Sekolah Dasar (SD) dan Tingkat Kanak-kanak (TK), kita melatih kekompakan mereka, baris-berbaris dan pemahaman lalu lintas, saat ini kita ingin masuk dalam sekmen Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena kalian remaja yang berkembang dan sangat rentang dengan berbagai bentuk gangguan penyakit masyarakat contohnya Narkoba, Minuman Keras (Miras), Pornografi dan lain sebagainya, itu yang perlu kita jaga karena pelajar Indonesia ini adalah generasi emas yang akan datang, Polisi sahabat ini diharap bisa menjadi mitra bagi para pelajar, guru-guru, sekolah-sekolah untuk bisa mencegah hal-hal yang berbau pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pelajar terutama terkait permasalahan Narkoba dan Minuman Keras (Miras) di papua ini, saya doakan semoga kalian sukses meraih cita-cita Raihlah prestasi yang terbaik agar kedepan kalian bisa lebih sukses semuanya. Saya Indonesia Saya Pancasila, Saya Pancasila Saya Indonesia, Kita Indonesia Kita Pancasila, Kita Pancasila kita Indonesia. Giat tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Papua yang diwakili Dir Binmas, Dir Intelkam, Kabid Humas, Pamen, Pama dan Personil Polda Papua, Kepala Dinas Pendidikan Kota jayapura, Kepala Sekolah dan Guru SMAN 4 Jayapura serta para siswa siswi SMA Negeri 4 Jayapura. Kapolda Papua didampingi Kepala Dinas Pendidikan kota Jayapura dan Kepala Sekolah SMAN 4 Jayapura melakukan pelepasan balon gas yang berisi tulisan (Simbol) Polisi Sahabat Sekolah dan dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab berhadiah berupa bingkisan dari panitia. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan tertib. (timmcwnews)


TAGS :

Komentar