KPI Gelar Workshop Survei Indeks Kualitas Siaran TV

  • 06 Juni 2017 12:11 WITA

Males Baca?
MCW News, Ambon | Survei Indeks Kualitas Program Siaran diharapkan bisa menjadi fungsi pemberdayaan bagi lembaga penyiaran untuk meningkatkan kualitas siaran. Hal ini disampaikan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Koordinator bidang penyiaran isi siaran Hardly S. Fenelon Pariela, saat mengisi kegiatan Workshop Area Koordinator dan Surveyor Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi KPI 2017 di Swiss Bell Hotel Ambon, Senin (5/6/2017). Pariela mengatakan, tujuan dari survei ini untuk meningkatkan kualitas serta assesment program siaran televisi baik lokal maupun nasional yang dilakukan sejak tiga tahun belakangan ini. Dengan adanya survei ini setiap lembaga penyiaran akan dapat melakukan perbaikan konten acara serta menciptakan program yang lebih memiliki nilai edukasi yang berkualitas. Ambon merupakan Kota ketiga setelah dilakuakn workshop yang sama secara berturut-turut di Di tiga Kota di Indonesia "Tujuan workshop ini adalah, yang pertama untuk mengevaluasi pelaksanaan survei indeks kualitas yang sudah dilakuakan selama tiga tahun berturut-turut. Dan ini masuk tahun ke tiga di kota Ambon ini. Survei indeks kualitas ini adalah surevei pembanding dari reting yang dilakukan nilson. Nah kalau reting nilson itu kota ambon tidak masuk tpi kalau index kualitas ini kota ambon masuk," kata Pariela kepada wartawan di SwissBell Hotel Ambon, Senin (5/6). Kenapa Kota Ambon masuk? Agar kemudian KPI sebagai legulator penyiaran ditingkat pusat bisa mendapatkan informasi dari seluruh indonesia khususnya Ambon yang selama ini tidak pernah mendapatkan data masuk akses informasi kepada kami di kanotor pusat dari data rating. Pada Workshop itu ada tiga hal yang menjadi bahan evaluasi KPI Pusat. Tujuannya aga faliditas data yang kemudian nanti akan dikumpulkan menjadi semakin baik. KPID Maluku juga diminta melakukan survei indeks kualitas untuk lembaga lembaga penyiaran lokal baik radio maupun televisi. "Beberapa hal yang kami perbaiki ini agar kemudian faliditas data yang kami kumpulkan itu bisa semakin baik agar data yang dihasilkan itu semakin baik. Baik pula dengan data ini kami bisa mendorong perubahan faliditas isi siaran dipusat yang retingnya tinggi harsu diimbangi juga dengan kualitas yang baik. Yang kedua tadi saya sampaikan juga bahwa acara seperti ini survei indeks kualitas hal kedepan saya minta untuk KPID Maluku melakukan juga survei indeks kualitas untuk lembaga lembaga penyiaran lokal baik TV lokal, radio dan juga TV nasional yang menyiarkan siaran lokal nah mereka perlu melakukan surveo indeks kualitas juga dan perlu menyampaiakn survei indeks kualitas yang lokal provinsi maluku itu kepada para penambil kebijakan, baik Gubernur, maupun DPRD agar kemudian pengembangan penyiaran di Provinsi maluku ini bisa kemudian dibina, diarahkan untuk betul-betuk mensuport pembangunan yang dilakukan di Maluku," pungkasnya Tempat yang sama, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku Mutiara Dara Utama mengatakan, Kegiatan survei ini merupakan agenda rutin KPI Pusat bersama dengan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) dan 12 Universitas di Indonesia. Hasil dari survei ini nantinya dapat digunakan sebagai alternatif penilaian rating yang telah ada, serta menjadi pertimbangan pihak pengiklan di televisi. "Selain itu untuk meningkatkan kualitas penyiaran dan memberikan hak memperoleh atau mengetahui informasi bagi masyarakat di daerah atau pulau-pulau terdepan di Maluku,"ujar Utama. Selain itu Jelas dia menyinggung poin kedua yang dimaksud Komisoner KPI Pusat Pariela, bhhwa hal tersebut telah sibahas olehnya bersama salah satu Bulati di Maluku bagian tenggara atau (MBD) dengan bupatinya Barnabas Orno. "Berharap bahwa acara acara yang disiarkan oleh TV Nasional ini bahwa mempunyai dampak positif kepada masyarakat. Nah kalau yang ada sekarang masih surveinya masih belum berkuakitas. Nah itu harus dibuktikan, upayanya mana yang berkualitas atau yang tidak cocok dengan kondisi maluku, nah itu yang akan menjadi masukan dalan bentuk tehuran atau pembinaan. Mungkin kalau teguran ini kesannya salah benar. Tapi mungkin pembinaan," tandasnya. (Timmcwnews)


TAGS :

Komentar