Sekjen PPB: Ambang Batas Capres Menuai Kontroversi

  • 10 Juni 2017 01:08 WITA

Males Baca? MCW News, Jakarta | Polemik ambang batas bagi Calon Presiden (Capres) kini manuai kontroversi antar kalangan dan memunculkan banyak pendapat yang berbeda-beda. Politisi Partai Pemersatu Bangsa (PPB) menilai pihak yang ngotot adanya batas tersebut, mengabaikan substansi makna pelaksanaan Pilpres dan Pileg secara bersamaan "Dulu gagasan Pilpres dilaksanakan bareng karena keduanya dianggap tidak punya ikatan yang saling bergantung," tegas Andy Chandra, selaku Sekjen PPB Andy menambahkan, pelaksanaan Pilpres bersamaan dengan pelaksanaan Pileg, karena seorang Calon Presiden tidak harus menunggu hasil suara yang diperoleh oleh Partai saat Pileg. Tapi kalau saat ini masih memakai ambang batas itu, berarti mengabaikan semangat Pilpres yang ingin menjaring tokoh potensial yang tidak lahir dari partai besar. LAlu bagaimana akan muncul calon alternatif kalau partai besar ngotot ambang batas ? Partai kecil dan Partai yang belum punya suara di Senayan tidak punya harapan untuk mencalonkan, " pungkas Andy. (Timmcwnews)


TAGS :

Komentar