DPRD Malteng Gelar Rapat Paripurna Ke II Masa sidang II 2017, Penyampaian LKPJ Bupati Malteng 2016

  • 10 Juni 2017 01:17 WITA

Males Baca? MCW News, Maluku Tengah | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) gelar rapat paripurna masa persidangan ke II tahun 2017 tentang penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Malteng tahun 2016, Jum'at (9/6/2017). Paripurna masa persidangan II tahun 2017 ini di gelar di gedung Paripurna DPRD Kabupaten Malteng dan langsung dipimpin Ketua DPRD Malteng, Ibrahim Ruhunussa, SH didampingi Wakil Ketua DPRD Malteng, Demianus Hattu, SH., yang dihadiri oleh 41 anggota DPRD Malteng Sementara dari pemerintah daerah Kabupaten Malteng di hadiri Bupati Malteng Tuasikal Abua, SH seluruh SKPD dilingkup Pemerintahan Kabupaten Malteng serta undangan lainnya. Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua dalam paparan realisasi belanja daerah Tahun anggaran 2016 lewat LKPJ Kabupaten Maluku Tengah tahun 2016, telah menetapkan dan melaksanakan realisasi pendapatan Daerah 2016. Ia mengatakan, realisasi pendapatan Daerah pada tahun 2016 sebesar 95,84 persen. Sementara, realisasi belanja daerah sebesar 93,09% “Sejalan dengan Perioritas pembangunan daerah Kabupaten Malteng tahun 2016, maka kita telah menetapkan dan melaksanakan APBD Kabupaten Maluku Tengah tahun anggaran 2016, yang dapat kami jelaskan sebagai berikut, pertama, pendapatan Daerah ditetapkan sebesar Rp.1.667.840.111.530 dengan realisasi sebesar Rp 1.598.506.441.056. atau 95,84 persen. Kedua, belanja daerah ditetapkan sebesar Rp 1.601.980.410.734, dengan realisasi sebesar Rp 1.491.253.274.423 atau sebesar 93,09 persen. Ketiga, penerimaan pembiayaan ditetapkan sebesar Rp 83.162.452, dengan realisasi sebesar Rp 91.084.931.966. Sedangkan pengeluaran pembiayaan ditetapkan sebesar nol rupiah,” Jelas Tuasikal. Dari sejumlah belanja tersebut semuanya diperuntuhkan untuk 11 Prioritas pembangunan daerah tahun 2016. Khusus untuk prioritas pengembangan pendidikan, kesehatan dan pengantasan kemiskinan, dalam pembelanjaannya pemda telah merealisasikan anggaran sebesar Rp 233 miliar lebih. “Belanja langsung yang dialokasikan untuk urusan Pendidikan pada tahun 2016 sebesar Rp 53.056.983.300 dengan realisasi mencapai Rp 48.037.304.438, atau 90,54 persen. Untuk bidang urusan kesehatan dialokasikan belanja langsung sebesar Rp 122.162.348.852 dengan relisasi sebesar 78,926.451.582 atau sebesar 64,61 persen,” jelasnya “Mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Tingkat kemiskinan di Kabupaten Maluku Tengah telah mengalami peningkatan dari 21,41% pada tahun 2014 menjadi 22,10 persen pada tahun 2015, dan ditargetkan turun menjadi 18,09 persen pada tahun 2016. Belanja langsung yang dialokasikan dalam rangka penanggulangan kemiskinan adalah sebesar Rp 106.457.654.317 yang diarahkan untuk program perlindungan mayarakat miskin, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, bantuan sosial bagi kelompok usaha masyarakat kurang mampu, perbaikan sistem perencanaan dan informasi penanggulangan kemiskinan, serta penggunaan basis data terpadu penanggulangan kemiskinan” tambah Bupati. Rapat Paripurna Ke II Masa sidang II 2017, Penyampaian LKPJ Buapti Mauku Tengah tahun 2016 ini berjalan dalam suasana tenang dan penuh dengan hikmah Bulan Suci Ramadhan. (Timmcwnews)


TAGS :

Komentar