Rumdis Bupati Kendal senilai Rp 15 Miliar 'Mangkrak'

  • 10 Juni 2017 04:29 WITA

Males Baca? MCW News, Kendal | Proyek Pembangunan Rumah dinas (Rumdis) Kendal yang menguras uang rakyat mencapai Rp 15 Miliar hingga kini belum difungsikan sebagaimana peruntukannya yang terkesan mangkrak. Padahal pembangunannya telah selesai pada tahun 2016 lalu. Hal tersebut telah menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk dari Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jateng, Mastur Darori yang menyesalkan sikap pemerintah Kabupaten Kendal yang diduga tidak melakukan perencanaan yang matang dalam membangun gedung tersebut sehingga mubazir dan menghambur-hamburkan uang rakyat. "Kami perihatin atas kasus ini, makanya perlu diusut tuntas," ujarnya. Sementara itu Kepala Dinas Ciptaru Kendal, Fauzi saat dikonfirmasi MCW merasa jika proyek rumdis tersebut bukan kewenangannya. "Itu bukan wewenang saya mas tapi wewenang pemda yang bisa menjawab," ujarnya singkat. Ditempat terpisah Bupati Kendal terpilih, Mirna Annisa sebelumnya sempat menyampaikan kepada Pers bahwa dirinya tidak mau menempati rumah dinas tersebut, karena disamping jauh dari pusat pemerintahannya juga gedung tersebut lebih cocok untuk gedung kesenian. "Itu sudah harga mati, saya tidak mau menempatinya. Sebaiknya untuk gedung kesenian saja yang lebih bermanfaat," ujarnya saat itu. Dalam penelusuran MCW News diketahui Pembangunan Rumah Dinas Bupati Kendal tersebut dibangun diera Bupati Kendal sebelumnya saat dijabat Widya Kandi Susanti yang membangunannya dilakukan secara bertahap dan diduga lahannya pun masih berada diarea hijau untuk pertanian. Namun entah mengapa, proyek yang menelan hingga mencapai Rp 15 milyar tersebut terus berjalan dan dipaksakan penyelesaian pembangunannya walau saat itu dikritisi banyak pihak. Kemudian paska terpilihnya Bupati Kendal yang baru kini rumah dinas tersebut mangkrak dan tidak ditempati sang Bupati. Sehingga belakangan ini tersiar kabar jika rumdis yang megah itu sering digunakan orang-orang yang tak bertanggungjawab untuk berbuat mesum. (Timmcwnews)


TAGS :

Komentar