Jadi Tersangka, Hary Tanoe Dicegah Ke Luar Negeri

  • 24 Juni 2017 10:55 WITA

Males Baca?
MCW News, Jakarta | Segenap lapisan masyarakat memberikan apresiasi kepada Polri yang bertindak tegas untuk menegakan hukum, siapapun yang bersalah wajib di proses tanpa "tebang pilih" hal ini terbukti saat Bareskrim Polri menetapkan CEO MNC Group Hary Tanoe sebagai tersangka, dan langsung dicegah bepergian ke luar negeri "Hary Tanoe menjadi tersangka karena diduga membuat sms ancaman terhadap Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto, saat ini sudah ada permintaan pencegahan berangkat ke luar negeri untuk kasus Hary Tanoe yang ditangani Bareskrim Polri, pencegahan mulai 22 Juni 2017, "ujar Agung Sampurno, Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi, Jumat, (23/6) Hary Tanoe diduga melanggar Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mengenai ancaman melalui media elektronik, Hary Tanoe dilaporkan Yulianto pada awal tahun 2016 lalu, karena Hary Tanoe 3 kali sms Yulianto diduga dengan nada ancaman Isinya yaitu, "Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan." Publik kini menunggu langkah hukum selanjutnya terhadap Hary Tanoe, apakah ia terbukti bersalah atau tidak? Sidang Pengadilan nanti yang akan membuktikannya. (timmcwnews)


TAGS :

Komentar