Proyek Kelurahan Ngilir yang Digarap Mantunya Oknum PNS Kendal Terbengkalai?

  • 03 Juli 2017 07:45 WITA

Males Baca?
MCW News, Kendal | Proyek Rehabilitasi bangunan/gedung kantor Kelurahan Kecamatan Kota Kendal, Jawa Tengah senilai Rp 173.600.000,- (Seratus tujuh puluh tiga juta enam ratus ribu rupiah) yang diduga dilaksanakan seorang kontraktor yang juga mantunya oknum PNS Kendal diduga terbengkalai dan tidak diselesaikan dengan baik. Hal ini sebagaimana diungkapkan seorang staf di Kelurahan Ngilir yang minta identitasnya dirahasiakan. Ia menyatakan, jika proyek yang didanai uang rakyat tersebut pengerjaannya tidak diselesaikan dengan baik dan terbengkalai. "Proyek yang digarap mantunya itu selalu tidak pernah diselesaikan. Jika ada penyelesaian pun menunggu anggaran baru," tuturnya. Bahkan beberapa waktu lalu permasalahan proyek ini pernah dilaporkan kepada Sekda Kabupaten Kendal. Namun hingga kini tak ada tanggapan, seolah Sekda Kendal tutup mata atas kasus ini," imbuhnya. Sementara itu, oknum PNS Kendal yang diisukan mempunyai anak mantu yang sering mengerjakan proyek dibeberapa kelurahan di kecamatan Kota Kendal berinisial DSO membantah jika dirinya ikut bermain proyek di Kendal. "Isu pengkondisian Penunjukan Langsung proyek proyek yang ada di kendal, tidak benar mas, kalau saya yang mengondisikan seluruh proyek penunjukan langsung di Kendal. Saya ini pegawai kecamatan yang tidak ada hubungannya dengan proyek mas," pertanyaan anda salah," ujarnya kepada MCW News di Kantor Kecamatan Kota Kendal (Senin,3/7). Di tempat terpisah Sekretaris FORKOM LSM Kendal, Hariono meminta aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut. Karena disamping proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai bestek juga diduga ada permainan dari seorang oknum PNS Kendal. "Kami minta semua proyek yang digarap kontraktor tersebut diusut tuntas, karena ini hanya proyek di kelurahan Ngilir, sedangkan Kecamatan Kota Kendal terdiri dari 20 kelurahan yang nilainya mencapai miliaran rupiah mas ," tegasnya. Dalam penelusuran MCW News, memang beberapa proyek yang ada di wilayah Kecamatan Kota Kendal diduga telah menjadi langganan seorang kontraktor yang juga anak mantunya dari oknum PNS Kendal berinisial DSO. Namun banyak proyek yang telah digarapnya tidak diselesaikan secara tuntas sebagaimana yang terjadi di kelurahan ngilir Kendal. Dan kasus ini sempat dilaporkan ke Sekda Kendal, tapi tak dilanjutkan. Padahal proyek ini telah menggunakan uang rakyat minimal Rp 170 jutaan setiap kelurahan dengan total minimal Rp 3,4 Milyar untuk seluruh proyek di 20 kelurahan yang ada di Kecamatan Kota Kendal. (timmcwnews)


TAGS :

Komentar