Kejati Papua Barat Gelar Sosialisasi Penegakan Hukum dan Pembangunan

  • 29 Juli 2020 17:25 WITA
Penyerahan Plaka Cenderimata Dari Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE Kepada Ketua Kajati Papua Barat. Yusuf, SH, MH
Males Baca?

MCWNEWS.COM, RAJA AMPAT - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi terutamannya terkait dalam penegakan hukum dan pembangunan
bertempat di Aula Wayag Setda Raja Ampat, Rabu (29/07). 

Dalam Kegiatan tersebut juga turut hadir Sekda Raja Ampat Dr. Yusuf Salim, M.Si beserta seluruh pimpinan OPD dilingkungan Pemda Raja Ampat.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE didampingi ketua Kajati Papua Barat Yusuf, SH, MH usai kegiatan memberikan apresiasi. Karena pihak Kejati Papua Barat bisa datang memberikan sosialisasi ini.

"Saya atas nama Bupati Raja Ampat sangat menyambut baik kehadiran dari Kejati Papua Barat. Apalagi kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan pertama kalinya semenjak awal dibentuknya Kejati Papua Barat," ujarnya.

Bupati Raja Ampat juga mengatakan koordinasi dan bantuan hukum sangat diharapkan mengingat Raja Ampat juga masuk dalam ruang kerja Kejati Papua Barat. 

"Apalagi dengan hadirnya Kejati Papua Barat nantinya dapat memberikan arahan dan masukan terutamanya dalam segi pengelolaan anggaran yang sudah disesuaikan dengan UU," terangnya.

Sementara itu ketua Kejati Papua Barat Yusuf, SH, MH mengatakan tentunya kami di Kejaksaan akan terus melihat langsung kinerja Bupati Raja Ampat, sebab Kejaksaan sendiri berkewajiban ikut menjaga pembangunan dan hasil-hasil pembangunan. 

"Dibalik pengawasan itu, tentu pihak Kejati sendiri juga harus mengetahui skala Papua terutamanya dalam mengantisipasi adanya hambatan, tantangan, dan ancaman bagi Kabupaten. Paling tidak Kejati Papua Barat nantinya bisa lebih proaktif dalam mencarikan solusi," ucapnya.

Lanjut Yusuf, kalau regulasinya yang menghambat, maka regulasinya kita sederhanakan, atau sebaliknya ada konflik-konflik antar instansi terkait maupun vertikal ataupun struktural perwakilan dari pusat, maka hal tersebut bisa dibicarakan baik-baik. 

"Begitupula dengan investor yang nantinya mau menginvestasikan modalnya di Raja Ampat, pasti akan selalu dijaga hubungan baiknya," imbuhnya.

Ditambahkan, Raja Ampat merupakan salah satu destinasi wisata dunia, maka itu harus dikelola dengan baik dengan mendatangkan investor untuk ikut mengelolanya.

"Kehadiran Kejati Papua Barat adalah untuk terus bisa mensosialisasi hal-hal yang dirasakan masih terkendala yang berimbas atau berdampak pada daerah untuk segera ditangani dengan baik," tambahnya. (Isak)



TAGS :

Komentar