Mantan Jubir Febri Diansyah Pamit dari KPK

  • 24 September 2020 22:50 WITA
Febri Diansyah
Males Baca?

MCWNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menyatakan mengundurkan diri dari lembaga antirasuah. Ia sudah menyatakan akan melepaskan jabatannya sebagai Kabiro Humas serta kepegawaian KPK.

Febri telah mengirimkan surat pengunduran diri sebagai pegawai KPK ke Sekretaris Jenderal tertanggal 18 September 2020. Febri pamit meninggalkan KPK setahun setelah revisi Undang-Undang KPK. Ia mengaku sangat berat ketika mengambil keputusan untuk meninggalkan KPK.

"Sejujurnya agak berat bagi saya untuk mengambil keputusan ini, apalagi harus menyampaikan kembali ke teman-teman, karena bagaimana pun juga dengan diambil keputusan ini, saya harus meninggalkan teman-teman yang masih berjuang di dalam KPK," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2020).

Febri memastikan akan terus memantau KPK dari luar meskipun nantinya sudah tidak lagi bekerja di lembaga tersebut. Ia menyatakan bahwa jiwa dan pikirannya akan selalu ada di KPK. "Saya perlu tegaskan bahwa kalaupun saya keluar dari KPK, tapi saya engga akan pernah ninggalin KPK dalam artian yang sebenarnya," tegasnya.

Tak hanya itu, Febri juga mengaku sudah memiliki rencana lain setelah resmi meninggalkan KPK. Febri berencana akan membangun sebuah kantor advokasi yang khusus mengurus para korban korupsi, bersama kawan-kawannya.  

"Ada rencana, ada diskusi juga dengan beberapa orang teman untuk membangun sebuah kantor hukum publik yang konsen pada advokasi antikorupsi, khususnya advokasi terhadap korban korupsi, kemudian perlindungan konsumen selain jasa hukum lainnya yang dilakukan dengan standar integritas," bebernya.

Febri memastikan bahwa hingga saat ini dirinya belum mengirimkan surat lamaran kerja ke perusahaan ataupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia mengaku masih ingin berkontribusi untuk memberantas korupsi dari luar KPK

"Sampai saat ini saya belum ajukan lamaran kerja kemana-mana, kementerian, BUMN, perusahaan dan lain-lain. Saya lebih konsen pada pilihan saya bisa kontribusi lebih di luar untuk pemberantasan korupsi," ungkapnya. (Ads)



TAGS :

Komentar