Tak Terima Hasil Pengumuman CPNS, Massa Bakar Kantor Bupati Keerom

  • 02 Oktober 2020 10:33 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAYAPURA - Tidak terima hasil pengumuman CPNS Formasi 2018 di Kabupaten Keerom, massa merusak dan membakar Kantor Bupati Keerom.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH, Kamis (1/10/2020)

Dikatakan, adapun  kronologis kejadian,
Pukul 13:45 Wit, anggota Polres Keerom menuju Kantor Bupati Keerom untuk melaksanakan pengamanan. Pukul 13:56 Wit, anggota Polres Keerom tiba di tempat pengamanan Kantor Bupati Keerom.

Pukul 16:16 Wit, massa yang berjumlah kurang lebih 250 orang yang tidak terima dengan hasil pengumuman melakukan pengerusakan di seputaran Kantor Bupati Kabupaten Keerom dengan melempari kaca bangunan pakai batu," terangnya.

Lanjutnya, melihat kondisi yang lagi memanas tersebut,  maka anggota gabungan BKO Brimob Polda Papua bersama anggota Polres Keerom langsung mengeluarkan tembakan peringatan ke udara serta menembakan gas air mata serta melakukan penyemprotan dengan menggunakan mobil Water Canon untuk memukul mundur dan melerai massa yang melakukan pengerusakan Kantor Bupati.

"Selanjutnya, Pukul 16:45 Wit selain melakukan pengeruska kantor Bupati massa aksi juga melakukan pembakaran yang menyebabkan seluruh bangunan Kantor Disnaker, Kantor PMK hangus terbakar," imbuhnya.

Sembari menyampaikan, kalau pada Pukul 17:22 Wit gabungan anggota BKO Brimob Kotaraja bersama personil Polres Keerom kembali mengeluarkan tembakan peringatan ke udara serta mengeluarkan tembakan gas air mata untuk melerai masa yang melakukan aksi pembakaran sehingga massa dapat dikendali dan mundur.

Dijelaskan, adapun langkah-langkah kepolisian melakukan pengamanan yakni dengan penambahan BKO Polda Papau 1 SSK (Brimob Polda dan Sabara Polda Papua ), membubarkan massa aksi yang melakukan pengeruskan dan pembakaran disekitar Kantor Bupati, melakukan negoisasi dengan para tokoh, dan mendata jumalah kerusakan akibat kejadian tersebut.

"Saat ini situasi dapat dikendalikan oleh aparat keamanan dan anggota masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Kantor Bupati Keerom sebagian kaca pecah akibat lemparan batu, Kantor Disnaker dan Kantor PMK hangus dibakar massa," jelasnya.

Sembari menambahkan, jalan Trans Papua yang sempat dipalang oleh massa telah dibuka kembali. Kasus pengeruskan dan pembakaran ini dilakukan pasca pengumuan hasil CPNS Formasi 2018 Kabupaten Keerom. 

"Kami meminta warga lainnya untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya kejadian yang terjadi saat ini," tambahnya. (*)



TAGS :

Komentar