KPK Ingatkan Istana Presiden Lapor Pemberian Sepeda Lipat

  • 27 Oktober 2020 17:15 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan agar pihak Istana Kepresidenan melaporkan adanya pemberian sepeda lipat, jika benda tersebut ditujukan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, jika tidak lapor, sepeda lipat tersebut bisa jadi tindak pidana gratifikasi.

"KPK menyampaikan imbauan untuk melaporkan penerimaan gratifikasi sepeda lipat, jika pemberian itu ditujukan untuk pribadi Pak Jokowi," kata Plt Juru Bicara bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati melalui pesan singkatnya, Selasa (27/10/2020).

Ipi menjabarkan bahwa pihaknya melalui Direktorat Gratifikasi KPK telah berkoordinasi dengan Istana Kepresidenan terkait informasi penerimaan sepeda lipat edisi khusus Sumpah Pemuda kepada Presiden Joko Widodo melalui KSP.

"Dan, kami mendapat informasi bahwa sampai saat ini sepeda tersebut belum diterima oleh pak Presiden dan akan dicek lebih lanjut," imbuhnya.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan, penyampaian laporan penerimaan gratifikasi paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal gratifikasi tersebut diterima. 

"Selanjutnya, setelah laporan diterima, KPK akan menganalisa dan menetapkan status penerimaan gratifikasi tersebut apakah menjadi milik negara atau milik penerima," katanya.
Sekadar informasi, CEO PT Roda Maju Bahagia, Hendra dan CEO Damn! I Love Indonesia Daniel Mananta memberikan sepeda lipat edisi khusus Sumpah Pemuda untuk Presiden Joko Widodo melalui Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, pada Senin 26 Oktober 2020. (Ads)



TAGS :

Komentar