'Karpet Merah' Gubernur Sulteng Sambut Investor di Kawasan Ekonomi Khusus

  • 27 Oktober 2020 22:15 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, M.Si terus membentangkan karpet merah bagi investor untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.

Gubernur Longki Djanggola dengan bangga menerima salah satu investor yang akan menanamkan investasi bernilai jutaan dolar AS, Selasa (27/102020).

Direktur Jaya Mineral Tedi menyampaikan kepada Gubernur bahwa Lokasi KEK sangat strategis untuk dibangun Smelter Pengolahan Nikel. "Potensi Sulawesi Tengah sangat baik dan begitu juga kami tau bahwa pemerintah provinsi sulawesi tengah sangat memberikan dukungan dan kemudahan untuk berinvestasi di lokasi KEK," katanya.

Selanjutnya, Tedi menyampaikan pihaknya sudah siapkan tempat di KEK seluas 50 ha dengan nilai investasi sebesar USD 260 juta untuk tahap pertama dengan membangun 4 line pabrik.

Direktur Utama Jaya Mineral Lesli menyampaikan jika pihaknya sangat tertarik berinvestasi di Palu mengingat segala potensi yang ada, termasuk kawasan pembangunan smelter nikel yang strategis.

"Dengan harapan mendapat dukungan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan semoga kami dapat memberikan dampak di Sulawesi Tengah," ujarnya.

Pada Kesempatan itu Dr. Elim Somba , M.Sc. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan mengatakan, lokasi KEK sangat strategis dan semua instansi pendukung kini sudah berkantor di kawasan itu.

"Saat ini di Sulawesi Tengah sudah ada 23 smelter, ada yang berproduksi dan ada juga sementara konstruksi. Berinvestasi di Sulawesi Tengah sangat menguntungkan. SDM saat ini sudah kita persiapkan melalui Politeknik Tambang cabang Untad di Morowali," kata dia.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyampaikan terimakasih kepada investor yang tengah berinvestasi di Sulawesi Tengah. Ia memastikan pihaknya memberi kemudahan untuk berinvestasi di sana.

"Rencana ke depan untuk mendukung pelayanan KEK, pemda provinsi sudah merencanakan pembangunan jalan tol Palu-Parigi dan juga pengembangan Bandar Udara Sis- Aljufri Mutiara Palu menjadi Bandar Udara Internasional, yakinlah pasti kami akan memberikan kemudahan berinvestasi di Sulawesi Tengah," pungkasnya.(ad/hms)



TAGS :

Komentar