Fahmi Macab Bantah Pimpin Rombongan Kasus Anarkis di Atkari

  • 02 November 2020 20:35 WITA
Fahmi Macab, SE
Males Baca?

MCWNEWS.COM, WAISAI - Aksi kekerasan yang dilakukan beberapa waktu lalu di Kampung Atkari Missol Utara Kabupaten Raja Ampat dan mencatut nama ketua Partai Amanat Nasional( PAN) Raja Ampat sebagai pimpinan rombongan dan juga dalang dari aksi tersebut, dibantah oleh Ketua PAN Kabupaten Raja Ampat, FahmI Macab.

Dalam jumpa pers yang digelar di Cafe Aska, Senin (02/11/2020), Fahmi dengan tegas mengatakan pada saat aksi tersebut pihaknya sama sekali tidak berada di lokasi kejadian.

"Aksi kekerasan yang terjadi di Kampung Atkari, saya sendiri tidak berada di TKP, dan waktu itu posisi saya di Kampung Waigama, tapi kok kenapa nama saya dibawa-bawa oleh oknum-oknum tertentu tanpa konfirmasi ke saya, langsung diviralkan ke media sosial" ujarnya.

Dikatakan beberapa waktu lalu, nama saya dicatutkan dalam postingan maupun video yang jelas-jelas secara pribadi merugikan saya.

Dalam postingan dan video yang terjadi kekerasan di Kampung Atkari dan telah dilaporkan ke Kepolisian oleh oknum tertentu. Oleh sebab itu pada momen ini saya ingin mengklarifikasinya karena jelas-jelas sangat merugikan saya pribadi tapi juga status saya sebagai anggota DPRD," tegasnya.

Lanjut dikatakan dari beberapa postingan, terutama saudara (FI) menulis bahwa saya adalah orang yang memimpin massa aksi kekerasan di Kampung Atkari," terang FM sapaan akrabnyaz

"Saya ingin menyampaikan kepada teman- teman media dan masyarakat di Raja Ampat, bahkan Indonesia bahwa saya siap pertaruhkan harga diri saya dalam kapasitas saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Raja Ampat sangatlah tidak terpuji, sangatlah tidak terhormat saya melakukan hal yang dituduhkan kepada saya selama proses berlangsung dimulai dari beberapa video dan postingan di medsos" tegasnya

FM pun meminta kepada masyarakat Raja Ampat mengecek kembali, ketika dirinya menyelesaikan studi di Jayapura dan kembali menginjakan kaki di Raja Ampat tidak pernah melakukan tindakan anarkis seperti yang ditujukan kepadanya.

Bahkan dari sekolah dasar sampai menyelesaikan Studi di Perguruan tinggi tidak pernah memimpin massa atau rombongan manapun untuk membuat onar atau anarkis. 

Dikatakan di zaman kepemimpinan Marinda saya juga terlibat didalamnya, di zaman Afu, periode pertama saya juga pemain utama bahkan sampai hari ini.

Dan perlu diketahui catatan politik saya di Raja Ampat tidak pernah melakukan tindakan anarkis di negeri para Raja ini. Oleh sebab itu sangat disayangkan status saya sebagai pimpinan parpol, dan juga anggota DPRD, lalu melakukan tindakan bodoh seperti yang dicatutkan oleh oknum-oknum tertentu. Kesalnya

Saya secara pribadi, lanjut Fahmi ingin menyampaikan terkait beberapa postingan-postingan baik melalui video maupun di medsos, soal penjara, soal PAW. Menurut saya terlalu kecil buat saya. Kalau saya benar-benar terlibat tembak mati juga tidak apa-apa. Tapi Pertanyaannya, kalau saya tidak terlibat, siapa yang bisa bertanggung jawab,@ tanya Fahmi Macab

Dituturkan pasca kasus tersebut, oknum berinisial BM, menelepon saya dan ada beberapa oknum yang berbicara melalui sambungan HP, mengancam akan membunuh saya bahkan anak istri pun terbawa-bawa, padahal jelas-jelas saya tidak terlibat dalam bentuk apapun terkait kasus di Kampung Atkari.

Menurut saya ini memalukan karena tuduhan teman-teman tidak benar terhadap saya.

Dengan masalah ini saya akan mencari tahu skenario dibalik semua ini, yang jelas-jelas saya tidak terlibat tapi nama saya dicatutkan sebagai pemain utama dalam skenario tersebut, bahwa saya yang memimpin aksi kekerasan di Kampung Atkari.

Untuk itu saya sengaja mengundang teman-teman pers guna mengklarifikasi pencatutan nama saya dalam insiden di Kampung Atkari karena masalah ini sudah sangat mengganggu saya," ujarnya sembari menambahkan proses hukum tetap saya tempuh karena secara psikologis sudah sangat mengganggu dengan ancaman-ancaman tersebut," FM.

Pada kesempatan ini juga saya mau sampaikan kepada teman-teman pemuda Kei, karena kasus ini juga sudah digiring ke mereka bahkan dimedia sosial maupun kelompok-kelompok ikatan keluarga. Sekali lagi saya mau sampaikan bahwa saya sama sekali tidak terlibat dalam aksi kekerasan di Kampung Atkari

Menindaklanjuti semua persoalan ini menurut FM, pihaknya akan membuat Laporan Polisi( LP) karena jelas-jelas dengan pencatutan nama saya dalam kasus tersebut, secara tidak langsung sudah pembunuhan karakter secara perlahan-lahan dan juga pencemaran nama baik. 

Untuk itu saya meminta untuk memulihkan kembali nama baik saya, karena kasus ini sudah sangat jelas menjatuhkan wibawa dan pembunuhan karakter secara perlahan -lahan.

Apalagi saya sebagai anggota DPRD Raja Ampat," tukasnya  sembari menambahkan besok saya akan buat laporan polisi termasuk ketua panwas lapangan di Kampung Atkari dan semua yang terlibat di Kampung Atkari akan saya laporkan dan meminta aparat kepolisian untuk melakukan investigasi secara detail, kenapa sampai nama saya disebutkan dalam postingan di medsos hingga viral sampai saat ini. (Isak)



TAGS :

Komentar