Media dan Ketokohan Pengaruhi Keberhasil Kampanye Kesehatan di Papua

  • 30 November 2020 23:05 WITA
KegiatanUNICEF dan rekanan di Jayapura soal evaluasi imunisasi Polio dan Covid-19 Papua
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAYAPURA - Suksesi kampanye kesehatan di Papua tidak terlepas dari peran media dan ketokohan dalam penyampaian pesan kepada masyarakat, seperti halnya imunisasi dan pencegahan Covid-19.

Hal ini disampaikan Hotma Hutapea selaku peneliti muda Balitbangkes Provinsi Papua kepada awak media, sesaat setelah pertemuan diseminasi hasil penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan cakupan imunisasi Polio Sub PIN 2019 dan monitoring paparan materi komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pencegahan Covid-19 pada masyarakat di Provinsi Papua, di Jayapura Senin (30/11/2020).

Menurutnya, hasil penelitian pihaknya dan rekanan dibeberapa wilayah di Papua atas angka keberhasilan imunisasi Sup PIN 2019 dan Covid-19 berhasil dilakukan, namun hanya di Mamberamo Tengah dan Jayawijaya yang belum maksimal.

"Memang rata-rata berhasil, hanya beberapa wilayah yang perlu pendalaman. Media penyampaian informasi sangat berpengaruh pada keberhasil informasi yang akan disampaikan, termasuk peran tokoh yang menberikan edukasi kepada warga," ungkap Hotma.

Sementara Kabid Kesmas Dinkes Papua Izak Jigwa, S.KM,. M.Kes mengaku keberhasil program Kesehatan di Papua tak lepas dari kerjasama semua mitra di Papua.

"Upaya- upaya kita lakukan bersama mitra, seperti Unicef, Gapai Papua, dan Litbangkes Provinsi Papua. Jadi kita bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang kesehatan mereka,"ucapnya.

Termasuk kata dia, untuk membangun kesadaran agar terhindar dari Covid-19 yang hingga kini urung tuntas. Peran semua pihak untui turut serta mengedukasi masyarakat panting.

"Kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat agar paham. Kota Jayapura ini kasusnya makin lama makin bertambah, kita harus ada upaya upaya agar covid ini berakhir. Kita bekerja keras untuk edukasi itu," pungkasnya.(dy).



TAGS :

Komentar