Tim Tabur Kejati Bali Kembali Tangkap Buronan Kasus Pemalsuan

  • 15 Januari 2021 18:05 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Setelah sebelumnya melakukan penangkapan terhadap terpidana Tri Endang Astuti dan Asral di Batam, tim tangkap buron (tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali kembali menangkap salah satu terpidana lain yakni Hendro Nugroho Prawiro Hartono.

"Terpidana Hendro Nugroho Prawiro Hartono ditangkap di kawasan Apartemen Akasa di Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021) sekitar pukul 04.00 Wita," terang Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali A Luga Harlianto, Jumat (15/1/2021) di Denpasar.

Usai ditangkap, hari itu juga Hendro Nugroho yang merupakan DPO dan divonis pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan ini diterbangkan ke Bali dan langsung dijebloskan ke Rutan Gianyar.

Untuk diketahui, Hendro Nugroho merupakan terpidana perkara Tindak Pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat membuat suatu hak, perikatan, atau pembebasan hutang yang diperuntukkan sebagai bukti sesuatu hal seolah-olah isinya benar pada proses jual beli Villa Bali Rich (PT. Bali Rich Mandiri) senilai Rp38 miliar.

Selain Hendro kasus ini juga menyeret Tri Endang Astuti, Asral, Hartono, I Putu Adi Mahendra Putra dan Suryady. Dengan ditangkapnya Hendro Nugroho, saat ini tinggal satu DPO lagi yakni Suryady tengah dalam perburuan.

"Hingga saat ini masih dimonitor keberadaannya oleh Tim Tabur Kejaksaan RI. Kami imbau Suryady untuk segera menyerahkan diri baik Ke Kejati Bali atau Kejari Gianyar atau Kejari terdekat dari lokasi masing-masing untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang nyaman untuk bersembunyi," kata Luga.

(eli)



TAGS :

Komentar