Ridwan Kamil Pastikan Proyek Jalan Tol Cisumdawu Dipercepat

  • 16 Januari 2021 12:13 WITA
Pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Dok Kementerian PUPR
Males Baca?

 

MCWNEWS.COM, JABAR -  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil, menegaskan pihaknya akan terus mengupayakan percepatan proyek Jalan Tol Cisumdawu, mengingat saat ini masih belum terkoneksi, dari Bandung menuju Bandara Kertajati via Tol Cisumdawu, tentunya membuat banyak masyarakat memilih terbang dari Bandara Soekarno Hatta.

"Kuncinya, yaitu jalan tol Cisumdawu,  yang belum selesai membuat warga memilih yang mungkin lebih nyaman bagi mereka. Jadi, apapun pertanyaannya, pokoknya akses ke Bandara Kertajati harus tuntas" ungkap Kang Emil, beberapa waktu lalu.

Pemprov Jabar akan terus memaksimalkan pelayanan di Bandara Kertajati, meski ada beberapa keterbatasan dan sejumlah faktor yang membuat aktivitas bandara tersebut belum maksimal, salah satunya adalah kondisi penerbangan nasional yang tengah menurun.

"Tentunya pemerintah selalu berupaya memaksimalkan dengan keterbatasan yang ada, faktor ini namanya hubungan dagang antara konsumen dan pelayanan, tentu keputusan ada dikonsumennya. Konsumen akan memilih mana yang mudah, mana yang nyaman," imbuhnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat Hery Antasari menyatakan, proses pembangunan Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu) sedang dipercepat, sehingga ditargetkan selesai pada 2021.

"Kami sudah mendapatkan kabar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR bahwa pengerjaan tol tersebut tengah dipercepat. Kementerian PUPR menyampaikan pada 2021 ini selesai," ujar Hery Antasari.

Hery menambahkan, pembangunan Jalan Tol Cisumdawu masih mengalami sedikit hambatan dalam pembebasan lahan, terutama di seksi VI, jika pembebasan lahan ini bisa selesai awal 2021, maka proses konstruksi segera dilakukan.

"Penyelesaian Tol Cisumdawu akan menjadi berkah bagi Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, karena bisa mengkoneksikan arus barang dan orang dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Bandara Kertajati ini, kedua terbesar setelah Soekarno-Hatta, ini masih banyak potensi wilayah yang belum terlayani hingga Jawa Tengah, ini," pungkas Hery.

(bin/an)



TAGS :

Komentar