Eksekusi Hotel Mutiara Disebut Cacat, PH : Masih ada Proses Hukum di MA

  • 21 Januari 2021 20:30 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAYAPURA - Hotel Mutiara Kotaraja yang terletak di kawasan Cigombong Kotaraja Kelurahan Vim Distrik Abepura akhirnya di eksekusi oleh Pengadilan Negri Klas II A Jayapura.

Eksekusi pengosongan bangunan Hotel tersebut dilakukan menyusul tunggakan cicilan Bank hingga dilakukannya lelang oleh pihak bank dan dimenangkan oleh peserta lelang atas nama Elpina Kogoya pada Juli 2019 lalu,dengan risalah lelang Nomor : 242/81/2019 tanggal 16 Juli 2019.

Juru sita PN Jayapura Frederik Padalingan mengatakan eksekui harusnya dikakukan tahun 2020 namun akibat adanya perlawanan dari pihak pemohon dalam hal ini pihak Hotel hingga proses eksekusi baru dilaksanakan.

"Perlawanan pemohon sudah diputus,sudah ditolak permohonannya itu oleh pengadilan. Dan hari ini kita eksekusi pengosongan." kata Frederik Padalingan kepada awak media, Kamis (21/1/2021) siang.

Objek eksekusi dikatakan terdapat dua sertefikat,masing-masing dengan luas 1800 m² dan 400 m² yang terletak di wilayah Cigombong Kelurahan Vim Distrik Abepura. 

"Jadi pemilik mengagunkan sertifikat ke Bank, namun karena tidak menyelesaikan cicilan maka disita bank dan dilelang, dan dimenangkan oleh saudara Elpina Kogoya," jelasnya.

Sementara kuasa Hukum Ahli Waris Hotel Mutiara Kotaraja Sharon Fakdawer menyayangkan eksekusi yang dilakukan pihak PN Jayapura, pasalnya pihaknya masih melayangkan gugatan Hukum dan masih berproses di Mahkamah Agung.

"Harapan kami proses ini ditunda, karena ada proses hukum lainnyz yang masih berproses, yakni gugatan perdata Nomor 169 dan sekarang sementara Naik kasasi Di MA. Juga naik di PN dengan Nomor registrasi 100," kata Sharon.

Dikatakan, gugatan dilayangkan untuj menguji kesahan proses lelang. Pihaknya melihat proses eksekusi cacat hukum.

"Kami berharap semua menghormati proses Hukum yang berlangsung. Ada cacat Hukum namun eksekusi tetap dilakukan itu yang kami sayangkan," ucapnya.

Meski sempat terjadi perlawanan dari pihak ahli waris, namun jalannya eksekusi keseluruhan berlangsung aman, sebanyak140 aparat Kepolisian dari Polres Kota Jayapura disiagakan mengamankan proses eksekusi.

(dy)



TAGS :

Komentar