KPK Endus Korupsi Pengadaan Mesin Giling di Pabrik Gula PTPN XI, Sudah Ada Tersangkanya

  • 21 Januari 2021 20:45 WITA
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus korupsi baru yang melibatkan penyelenggara negara. Kali ini, KPK mengendus adanya dugaan korupsi terkait pengadaan mesin penggilingan di Pabrik Gula Djatiroto milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI, di daerah Lumajang, Jawa Timur.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri membeberkan, pihaknya menduga ada tindak pidana korupsi dalam pengadaan dan pemasangan Six Roll Mill (mesin giling) di Pabrik Gula Djatiroto, tahun anggaran 2015-2016. Diduga, ada pejabat negara yang mendapatkan keuntungan dari pengadaan mesin giling tebu tersebut.

"Saat ini KPK sedang melakukan penyidikan dugaan TPK terkait pengadaan dan pemasangan Six Roll Mill di Pabrik Gula Djatiroto PT Perkebunan Nusantara XI periode tahun 2015 - 2016," kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (21/1/2021).

Sejalan dengan proses penyidikan tersebut, sebenarnya sudah ada oejabat negara yang menjadi tersangka dalam perkara ini. Sayangnya, Ali masih enggan membeberkan siapa saja tersangka terkait dugaan korupsi di Pabrik Gula Djatiroto PTPN XI tersebut. Sebab, kata Ali, itu menjadi kebijakan baru pimpinan KPK saat ini.

"Sebagaimana kebijakan pimpinan KPK saat ini, bahwa untuk publikasi kontruksi perkara dan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan pada saat telah dilakukan upaya paksa baik penangkapan maupun penahanan terhadap para tersangka dimaksud," bebernya.

Ali berjanji akan menyampaikan secara terang-benderang proses penyidikan perkara ini, baik dalam pemanggilan sejumlah saksi, hingga penggeledahan untuk mencari bukti tambahan. KPK mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawal penanganan kasus ini.

"Kami memastikan, KPK akan terus menyampaikan perkembangan  informasi terkait penanganan perkara ini dan kami juga mengajak masyarakat ikut pula mengawasi setiap prosesnya," pungkasnya.

(ads)



TAGS :

Komentar