Kapolres Raja Ampat, Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Terkait Ucapan Ambrocius Nababan

  • 25 Januari 2021 19:10 WITA
Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andrew J.W. Manuputty, S.IK
Males Baca?


MCWNEWS.COM, WAISAI - Kasus rasisme yang ditujukan kepada Natalis Pigai, Pengiat hak asasi manusia (HAM) oleh Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mendapat kecaman keras dari seluruh masyarakat Papua diseluruh indonesia

Terkait dengan hal itu, Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andrew J.W. Manuputty, S.IK kepada wartawan dalam jumpa pers di ruang kerjanya, Senin (25/01/2020) menegaskan kepada semua masyarakat Papua, terkhusus masyarakat Raja Ampat untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang menentang hukum, tapi biarlah semua proses hukum kepada pelaku rasisme kita serahkan kepada pihak berwajib untuk proses lebih lanjut.

"Saya menghimbau kepada masyarakat Papua terlebih khusus masyarakat Raja Ampat untuk tidak terprovokasi dengan lontaran kata rasisme dari salah satu kader Hanura, Ambrocius Nababan kepada sodara kami Natalius Pigai, biarlah proses hukum kepada yang bersangkutan kita arahkan kepada pihak yang berwajib". Imbuh Kapolres

Dikatakan pihaknya juga sangat menyayangkan kalimat rasisme dari Ambrocius Nababan kepada saudara Natalius Pigai.

"Masyarakat Papua pasti marah, dengan kalimat rasis, dan kami sangat menyayangkan. Tidak seharusnya yang bersangkutan melontarkan kata-kata seperti itu" tandasnya.

Kapolres juga menambahkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan elemen masyarakat di Raja Ampat, baik itu tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan untuk menyingkapi hal ini dengan kepala dingin, jangan terprovokasi dengan melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum, biar kasus ini kita kembalikan kepada pihak berwajib.tukasnya

Ditambahkan, tadi sekitar pukul 10:00 Wit, bertempat di Polres Raja Ampat, ketua ikatan Batak Raja Ampat (IKBRA) Dorhot MT Sigiro bersama badan pengurusnya telah bertemu kami, dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Papua terlebih masyarakat Raja Ampat atas tindakan kalimat rasis yang dilontarkan Ambrocius Nababan kepada saudara Natalis Pigai.

Dari penyampaian ketua IKBRA, bahwa pernyataan Ambrocius Nababan merupakan pernyataan pribadi, dan tidak membawa-bawa nama suku Batak. Oleh karena itu ketua IKBRA bersama semua masyarakat Batak yang ada di Raja Ampat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Sementara itu kasus rasisme yang sedang viral ini sudah dilaporkan oleh DPD KNPI Provinsi Papua Barat ke Polda Papua Barat. Oleh sebab itu Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andrew J.W. Manuputty, S.IK menyampaikan kepada masyarakat Raja Ampat, yang merasa dirugikan dengan Ambrocius Nababan, silakan membuat pengaduan kepada kami. Dan kami akan memprosesnya baik itu di Polres Raja Ampat atau kita naikan ke Polda Papua Barat," pungkasnya



TAGS :

Komentar