DPD RI Dukung Pemekaran Kabupaten Raja Ampat Selatan & Utara

  • 01 Februari 2021 14:55 WITA
Ketua Komite I Dewan perwakilan daerah Republik Indononesia (DPD RI) H.Fachrul Razi, M.I.P
Males Baca?



MCWNEWS.COM, WAISAI -  Ketua Komite I Dewan perwakilan daerah Republik Indononesia (DPD RI)  H.Fachrul Razi, M.I.P mendukung 100 persen pemekaran Kabupaten Raja Ampat, menjadi dua DOB yakni Raja Ampat selatan dan utara, hal itu dikatakannya usai bertatap muka dengan unsur Forkompinda Kabupaten Raja Ampat di Aula Wayag, Minggu (31/1/2021).

"DPD RI melihat secara geografis Raja Ampat sudah layak dimekarkan menjadi dua DOB dan kami sangat mendukungnya bila perlu 3 DOB di Kabupaten Raja Ampat, yakni Kabupaten Raja Utara, Raja Ampat Selatan dan Raja Ampat Tengah dan kami optimis tahun 2021 ini akan tercapai".ungkap Fachrul.

Lanjut Fachrul, dengan adanya pemekaran maka rentan kendali pembangunan dan perekonomian antar propinsi dan pusat serta kabupaten bisa berjalan dengan baik, disatu sisi peningkatan SDM untuk mengelola sumber daya alamnya guna meningkatkan perekonomian masyarakat bisa berjalan dengan baik.

"Kita berharap Raja Ampat ini,kedepannya ada empat kabupaten, yakni Raja Ampat induk, Raja Ampat Utara, Raja Ampat Selatan dan Raja Ampat Tengah, kini sejauh mana proses daerah otonomi baru Raja Ampat Selatan dan Raja Ampat Selatan," ulasnya.

Ditambahkannya, untuk RAS dan RAU sudah masuk dalam 173 DOB yang diusulkan dan diperjuangan oleh komite I DPD RI dan sudah diusulkan ke meja Presiden melalui wakil Presiden sebagai ketua DPUD dan juga kami sedang menunggu peraturan pemerintah desain penataan daerah (Detada) dan peraturan pemerintah desain besar penataan daerah( Desertada). Apaliba Detada dan Desertada ditanda tangani maka tahun 2021 DOB di Papua Barat akan dimekarkan.

"Perlu saya garis bawahi, bahwa Papua dan Papua barat menjadi prioritas pemekaran propinsi dan Kabupaten ditahun 2021 yang kedua adalah penambahan dana otsus dari 2 persen menjadi 2,5 persen dan penambahan Papua Barat menjadi 1 propinsi yakni Propinsi Papua Barat Daya," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota DPD RI Sanusi Rahaningmas,  bahwa provinsi Papua dan Papua barat mendapat pengecualian oleh pusat untuk segera dimekarkan, walaupun masih moratorium. 

"Jadi seperti apa yang telah dipaparkan bersama Forkompinda oleh ketua DPD RI dan Ketua Komite I DPR RI tadi bahwa proses DOB sudah menemui titik terang, Raja Ampat Utara dan Raja Ampat Selatan sudah masuk dalam 173 DOB untuk dimekarkan bersama 1 propinsi yakni Propinsi Papua Barat daya, oleh sebab itu saya berharap untuk bersama- sama kita berdoa agar DOB yang sedang kami perjuangkan ini dapat terwujud dalam tahun 2021," jelas Sanusi.

Sementara itu sebanyak 32 anggota DPD RI dibawa pimpinan Ketua DPD RI. Ir. A.A Lanyalla Mattalitty, berkunjung ke Kabupaten Raja Ampat untuk menyerap aspirasi dan mendengar langsung masukan dari daerah terkait berbagai hal. Yang paling utama yakni terkait daerah otonomi baru (DOB).
(Isak)



TAGS :

Komentar