Sempat Terlambat Pengerjaan, Kontrak Proyek Asrama Haji Transit Ternate Disepakati Diperpanjang

  • 08 Februari 2021 19:10 WITA
Proyek Asrama Haji Transit Ternate tahap I milik Kantor Wilayah Kementerian Agama RI (Kakanwil Kemenag RI) Maluku Utara,

Males Baca?



MCWNEWS.COM, SOFIFI - Proyek Asrama Haji Transit Ternate tahap I milik Kantor Wilayah Kementerian Agama RI (Kakanwil Kemenag RI) Maluku Utara, yang mulai dikerjakan  9 September 2020 lalu, sempat mengalami keterlambatan pengerjaannya.

Proyek Asrama Haji ini dikerjakan rekanan PT. Mareku Jaya dengan menggunakan anggaran (TA) 2020 dengan nilai kontrak Rp 25.075.908.000,- ini, seharusnya sudah rampung  selama 114 hari kalender. 

“Kendala ini terjadi saat pandemi Covid-19, proyek Asrama Haji nomen klaturnya pembangunan Gedung Minat tahap I, didanai dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),” ungkap Pejabat Penandatanganan Surat Permintaan Membayar (PPSPM) Kanwil Kemenag RI Maluku Utara, H. Amar Manaf kepada MCWNEWS.COM di ruang kerjanya, Senin (8/2/2021).

Pejabat Penandatanganan Surat Permintaan Membayar (PPSPM) Kanwil Kemenag RI Maluku Utara, H. Amar Manaf

Ia menjelaskan, anggaran SBSN memang merupakan anggaran APBN, namun ada cara pengelolaan dan mekanisme yang diatur secara khusus. Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 6/PMK.05/2019 tentang tata cara pelaksanaan pembayaran kegiatan yang dibiayai melalui penerbitan SBSN, yang memerintahkan bahwa seluruh proyek SBSN, bilamana pada akhir tahun belum selesai, maka akan diperpanjang masa kontrak di tahun berikutnya selama 90 hari.  

Selain itu Amar menyebutkan, jika Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan telah menerbitkan peraturan Per-20/PB/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara pada akhir tahun 2020, yang menjadi legitimasi kuat pembangunan Asrama Haji akan diselesaikan awal tahun ini. Walaupun, dalam klausul edaran tersebut memberikan kelonggaran waktu hingga 15 Desember 2021 mendatang.

"Dari dasar itu, maka kami melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak, konsultan hingga pengawas dan kontraktor untuk menelah ulang progres pekerjaan Asrama Haji itu, sudah sampai tahap mana ?. Setelah itu, disepakati perpanjangan kontrak sampai tanggal 7 Mei 2021, dan kami laporkan ke KPPN dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah,” pungkasnya.

(Iwan)



TAGS :

Komentar