KPK Buka Peluang Selidiki Sosok 'King Maker' di Kasus Djoko Tjandra

  • 10 Februari 2021 11:01 WITA
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk menyelidiki keterlibatan pihak lain dalam skandal suap Joko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra). Termasuk, dugaan adanya sosok 'King Maker' di kasus suap pengurusan fatwa MA Djoko Tjandra.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menanggapi putusan Pengadilan Tipikor untuk mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait perkara suap pengurusan fatwa MA untuk terpidana sekaligus buronan Djoko Tjandra. Di mana, dalam putusan Pinangki menyatakan bahwa benar ada sosok 'King Maker'.

"Kalau ada dugaan-dugaan tindak pidana korupsi lain yang belum diungkapkan tentu kami sangat terbuka. Tapi tentu kami akan menunggu dari hasil putusan dulu sejauh mana kemungkinan itu," kata Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Rabu (10/2/2021).

KPK sendiri diketahui telah menerbitkan surat perintah supervisi skandal Djoko Tjandra yang ditangani Bareksrim Polri dan Kejagung. Bahkan, KPK telah melakukan gelar perkara bersama kedua lembaga penegak hukum tersebut.

Tak hanya itu, KPK juga sudah menerima dan menelaah berkas dokumen skandal Djoko Tjandra dari Kejagung dan Bareskri serta laporan dan informasi dari masyarakat. Termasuk informasi dari Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI).

Ghufron enggan mengungkap lebih jauh mengenai supervisi yang telah dilakukan pihaknya dengan Bareskrim dan Kejagung. Ia hanya memastikan bahwa pihaknya akan mengusut keterlibatan pihak lain sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup.

"Memungkinkan begitu sepanjang kemudian ada alat bukti yang mendukung," katanya.

Sebelumnya, Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) sempat menyerahkan bukti baru berupa dokumen terkait skandal Djoko Tjandra. Dokumen yang diserahkan tersebut, berisikan istilah-istilah baru yang diduga terkait keterlibatan pihak lain di kasus Djoko Tjandra.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman membeberkan, salah satu istilah baru yang muncul dalam dokumen ini yaitu kode 'King Maker'. Kata Boyamin, muncul istilah 'King Maker' dalam percakapan antara Jaksa Pinangki Malasari, Djoko Tjandra, dan Pengacara Anita Kolopaking. 

"Nah salah satu yang mengejutkan dan ini adalah hal yang baru yaitu ada penyebutan istilah King Maker dalam pembicaraan-pembicaraan itu antara PSM, ADK dan JST juga," kata Boyamin di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

(ads)



TAGS :

Komentar