Berkas Penyidikan Kasus Dugaan Pembunuhan Maurit Frasawi Sudah Dilimpahkan di Kejari Sorong

  • 23 Februari 2021 05:42 WITA
Koordinator LP3BH Manokawari Yan Christian Warinussy, SH (kanan) bersama Yonas Kocu (keluarga korban Mauritius Frasawi - kiri) saat di depan Kantor Polres Sorsel, Senin (22/2/2021).
Males Baca?


MCWNEWS.COM, MAYBRAT – Sebagai Koordinator Tim Kuasa Hukum Yonas Kocu, Advokat Yan Christian Warinussy SH, dari Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Papua Barat mendatangi Kantor Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sorong Selatan (Solsel) di Teminabuan, Papua Barat, Senin (22/2/2021).

“Kedatangan saya sebagai kuasa hukum tujuannya, adalah untuk mewakili keluarga korban Maurit Frasawi yang diduga telah dibunuh atau dianiaya hingga mengakibatkan tewas pada 25 November 2020 lalu di Kampung Faitsawe, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat,” kata Advokat Yan Christian Warinussy, SH kepada MCWNEWS.COM, melalui pesan singkat.

“Saya bersama klien kami Yonas Kocu bertemu dengan penyidik perkara tersebut di ruang kerjanya. Kami diberi informasi bahwa perkembangan penyidikan sudah memasuki penyerahan berkas perkara dari penyidik Polres Sorsel kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong,” ujar Yan.

Selanjutnya, kata dia, penyidik akan menyelenggarakan rekontruksi ulang kasus pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Maybrat tersebut pada Rabu (24/2/2021) dengan menghadirkan keluarga korban beserta saksi-saksi terkait.

Adbokat Yan Christian Warinussy bersama keluarga Yonas Kocu tiba di Bandara Kambuaya, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Senin (22/2/2021) siang.

Selain itu, juga dihadirkan tersangka dan para saksi lain yang diduga ada pada saat kejadian peristiwa pembunuhan terhadap korban Maurit Frasawi pada November 2020 lalu.

“Atas nama keluarga korban, kami menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Sorsel dan jajarannya di Sat Reskrim yang telah bekerja maksimal dalam menuntaskan penyidikan perkara kematian korban Maurit Frasawi,” tuturnya.

Walaupun sesuai informasi bahwa tersangka pembunuhan tersebut lebih dari satu orang yang mengarah kepada perbuatan pidana penyertaan (deelneming).

“Namun kami tetap berharap bahwa penyidik Polres Sorsel dan JPU mampu berkoordinasi secara baik terkait pengembangan penyidikan kasus itu sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/164/XI/2020/Res Sorsel, tanggal 26 November 2020,” tandasnya.

(Charles)



TAGS :

Komentar