Penipuan Melalui Aksi Bajak Akun Whatsapp Marak, Mohon Berhati-hati !!

  • 24 Februari 2021 18:50 WITA
Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Tjandra Setiandji (tengah)
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Aksi pembajakan akun Whatsapp belakangan ini marak terjadi. Bahkan pelaku biasanya tak pandang bulu dalam melakukan aksinya. Setelah berhasil membajak akun Whatsapp dengan menggunakan foto profil pemilik akun, biasanya pelaku mengontak teman-teman pemilik akun melalui nomor yang tersimpan di akun WA Pemilik akun. 

Seperti yang dialami salah satu anggota Dewan Pembina IMO- Indonesia, HW, Senin (22/2/2021) pagi. Pelaku berpura-pura sebagai teman atau kerabat dekat yang mengarang alasan dan menyakinkan untuk meminjam dan memintakan mengirimkan sejumlah uang dengan narasi antara lain : “Lagi dimana… kebetulan saya mau minta tolong. Ada saldo di atmnya Rp 8 juta bisa saya pinjam, besok saya balikin paling lambat jam  8 pagi, soalnya tadi saya mau transfer tapi atm saya sudah limit, ada urusan mendesak harus diselesaikan, tolong dibantu dulu. Lagi ada urusan pekerjaan urgent banget, bisa di transfer sekarang ? Langsung Transfer aja ke rek yang mau saya mau transfer tadi. BRI No. rek. 531901006746501, an Heri Darmansyah. Soalnya saya mau transfer ke no. rek itu, tapi atm saya sudah limit makanya saya minta tolong dulu langsung ditransfer aja ke no. rek itu”. Sebagian korban lain diminta transfer ke rek BNI No. rek 1173498759 an Sdri Rahma Dani.

Tak tanggung-tanggung, setidaknya ada sebanyak 3 (tiga) temannya yang berhasil dikelabui pelaku. Bahkan dari aksinya itu, pelaku berhasil menipu Sekitar Rp 30 juta dari seluruh korban yang diketahui tersebut.

Selain itu, sudah ratusan orang dihubungi pelaku, antara lain Jelani yang menyampaikan bahwa punya perasaan curiga akun temannya di hack karena cara menyapa juga beda dan mengirimkan pesan kepada pelaku agar segera menghentikan aksinya.

Tjandra Setiadji yang biasa dipanggil Andy, selaku ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, jika tidak ingin menjadi korban, pertama-tama perhatikan cara menyapanya, gaya bahasanya, seperti tutur bahasa yang dipilih, cara mereka menjelaskan situasi, dan hal kecil lainnya yang membuat kita ragu. Jangan lupa pula untuk mengklarifikasi informasi tambahan dari sumber yang terpercaya. 

Selain itu buatkan lapisan keamanan tambahan dengan mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah pada akun Whatsapp kita masing-masing.

"Caranya, untuk mengaktifkannya, buka Pengaturan atau Setting lalu pilih Akun atau Account dan pilih Verifikasi Dua Langkah atau two step verification. Cara ini merupakan cara terbaik untuk melindungi data pribadi anda," tandas Andy.

(red)



TAGS :

Komentar