OTT di Sulsel, KPK Tangkap Gubernur Nurdin Abdullah

  • 27 Februari 2021 09:22 WITA
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (foto:Instagram)
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA -Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Jumat (26/2/2021), malam, hingga Sabtu (27/2/2021), dini hari tadi. Tim dikabarkan mengamankan lima orang dalam OTT tersebut.

Satu dari lima orang yang diamankan tersebut, dikabarkan salah satunya adalah Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Selain itu, ada juga seorang kontraktor, sopir, petugas pengamanan gubernur, serta pejabat di Dinas Pekerjaan Umum  (PU) Sulsel.

Baca juga: Tiba di KPK Pasca-OTT, Nurdin Abdullah Diperiksa Intensif

"Hari Jumat, tanggal 26 Februari 2021 tengah malam sampai dini hari tadi, KPK melakukan giat melakukan tangkap tangan pelaku korupsi di wilayah Sulsel," kata Ketua KPK, Frili Bahuri saat dikonfirmasi, Sabtu (27/2/2021).

Firli masih enggan membeberkan secara terang-benderang siapa saja pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Pun demikian dengan kasusnya. Ia berjanji akan segera menyampaikan ke publik setelah para pihak yang diamankan rampung diperiksa.

"Saat ini KPK masih bekerja dan berikan waktu untuk KPK bekerja. Nanti pada saatnya, kami KPK pasti menyampaikan kepada publik. Nanti kami menyampaikan siapa-siapa saja yang terlibat. Tunggu bersabar ya," ucapnya.

Baca juga: Penuhi Aspirasi Kader, Enam Anggota Partai Demokrat Dipecat

Saat ini, pihak-pihak yang diamankan tersebut sudah dibawa ke Jakarta melalui jalur udara. Selain itu, KPK juga sudah mengamankan sejumlah uang dalam operasi senyap ini. Dikabarkan, uang yang diamankan ada sebanyak Rp1 miliar dalam satu koper.

"Saya belum menyampaikan jumlah uang, tapi pasti ada uang tunai," ucap Firli.

"Penegakan hukum harus juga menjunjung tinggi HAM, asas praduga tak bersalah juga harus kita hormati. KPK akan umumkan tersangka setelah pemeriksaan saksi dan tersangka selesai. Nanti kita hadirkan saat konferensi press. tolong bersabar," pungkasnya.

KPK sendiri mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. KPK akan mengumumkan status hukum para pihak yang diamankan dalam konpers nanti.

(ads)



TAGS :

Komentar