Ketua KPK Beberkan Alasan Tahanan Terima Vaksinasi COVID-19

  • 27 Februari 2021 09:55 WITA
Ketua KPK Firli Bahuri
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengucapkan terima kasih atas perhatian terhadap lembaga antirasuah dalam hal vaksinasi Covid-19.

"Bahwa kami sangat memahami atas beberapa respon tersebut, akan tetapi kami juga berkewajiban untuk menjaga keselamatan jiwa setiap orang termasuk tahanan," kata Firli di Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

Firli mengatakan, Negara bertugas untuk memberikan perlindungan kepada segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, demikian diamanatkan pembukaan alenia ke-4 Undang Undang Dasar Negara Indonesia tahun 1945. 

Baca juga: KPK Usut Dugaan Korupsi Pengaturan Cukai di Pelabuhan Bintan, Sudah Ada Tersangka

"Maka terkait itulah KPK melaksanakan vaksinasi dengan kerja sama dengan Komite Penanganan COVID-19 untuk seluruh insan KPK dan para Pihak yang berinteraksi dalam lingkungan KPK," kata dia.

Ia mengajak semua pihak agar tetap mendukung upaya pencegahan Covid-19 yang juga menginfeksi cukup banyak tahanan KPK. Hingga kini tercatat 20 dari total 64 orang atau 31 persen tahanan KPK hingga pegawai meninggal dunia akibat virus ini.

"Bahwasanya tahanan KPK merupakan salah satu pihak yang rentan untuk tertular dan menularkan virus ini karena banyak berhubungan dengan berbagai pihak, diantaranya putugas rutan, penyidik, keluarga tahanan, kuasa hukum, dan pihak-pihak terkait lainnya," terang Firli.

Ada pun penanganan dan pencegahan virus ini salah satunya dengan segera memutus rantai penularannya dengan vaksinasi.

KPK melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh pegawainya, termasuk pihak-pihak yang terkait diantaranya petugas kantin, petugas keamanan dan kebersihan, jurnalis, tahanan dan pihak lain yang beraktivitas di lingkungan KPK.

Baca juga: KPK Terima Laporan Insentif Nakes Dipotong Manajemen RS Hingga 70 Persen

Lebih lanjut Firli, bahwa KPK memandang penting melakukan vaksinasi tahanan karena beraktivitas dan berinteraksi dengan pegawai KPK serta pihak lainnya. 

"Hal itu juga untuk memberikan perlindungan kepada pihak-pihak tersebut. Kesehatan Tahanan juga menjadi penting untuk dapat memperlancar proses penanganan dan persidangan perkaranya," katanya.

Kesehatan, kata Firli, merupakan hak asasi setiap manusia, demikian halnya bagi seorang tahanan. Karena itu, di tengah pandemi COVID-19 saat ini, negara bertanggungjawab melalui program vaksinasi.

Baca juga: FORKADA Serukan Penegakan Hukum bagi Pejabat yang Salahgunakan Dana Otsus

KPK juga berkomitmen untuk mendukung dalam percepatan program ini sehingga bisa lebih dini memutus rantai penularannya. 

"KPK berharap, masyarakat Indonesia bisa segera memperoleh vaksinasi COVID-19 karena keselamatan jiwa manusia merupakan hukum tertinggi (salus populi suprema lex ecto)," pungkasnya.

(kub)



TAGS :

Komentar