Kasus Korupsi Bansos Covid-19 di Bandung Barat, KPK Geledah Rumah Kadisparbud

  • 22 Maret 2021 18:15 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan untuk mencari bukti tambahan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) untuk penanganan Covid-19 di Bandung Barat. Penggeledahan dilakukan di Bandung Barat dan Kabupaten Bandung. Baca juga: Geledah 4 Lokasi, KPK Amankan Dokumen terkait Pengadaan Bansos Covid-19 di Bandung Barat

Salah satu lokasi yang digeledah yakni sebuah rumah di Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Penggeledahan itu digelar pada Minggu, 21 Maret 2021. 

Rumah itu diduga kuat dihuni oleh Mantan Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Bandung Barat, Heri Partomo, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Bandung Barat. Dari lokasi itu, penyidik mengamankan sejumlah alat bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara ini. Baca juga: Korupsi Bansos Covid-19, KPK Geledah Rumah dan Kantor Bupati Bandung Barat

"Minggu (21/3/2021) penyidik menggeledah rumah kediaman dari  pihak yang terkait perkara ini di wilayah Cimareme, Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (22/3/2021).

"Untuk satu lokasi penggeledahan tersebut ditemukan dan diamankan bukti berupa barang elekronik yang terkait dengan perkara," imbuhnya.

Sehari sebelumnya, atau Sabtu, 20 Maret 2021, penyidik telah lebih dulu menggeledah tiga lokasi di Bandung Barat serta Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tiga lokasi yang digeledah tersebut yakni kediaman pihak swasta atau para supplier. Baca juga: KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Bansos Covid-19 di Bandung Barat

Adapun, tiga rumah yang digeledah itu berlokasi di Desa Cicangkang Girang, Kecamatan Sindangkerta, Bandung Barat; Buah Batu, Kabupaten Bandung; dan Desa Mekarsari, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti dari penggeledahan di tiga lokasi itu.

"Di tiga lokasi ini, telah ditemukan dan diamankan bukti diantaranya berbagai dokumen dan barang elekronik yang diduga terkait perkara," beber Ali.

"Selanjutnya, bukti-bukti tersebut segera dianalisa untuk diajukan penyitaannya guna menjadi bagian kelengkapan berkas perkara penyidikan dimaksud," pungkasnya.

Sebelumnya, Ali mengakui bahwa pihaknya saat ini sedang mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat tahun 2020. Kasus yang diawali dari proses penyelidikan itu, saat ini sudah masuk dalam tahap penyidikan.

"Benar saat ini KPK telah menaikkan ke tahap penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat tahun 2020," kata Ali.

Sejalan dengan ditingkatkannya kasus ini dari tahap penyelidikan ke penyidikan, maka KPK telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Sayangnya, KPK masih enggan membeberkan secara detail siapa saja yang menjadi tersangka dalam kasus ini.

"Uraian lengkap dari kasus ini dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum dapat kami sampaikan kepada publik secara terbuka," ujar Ali.

"Pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," sambungnya.

(ads)



TAGS :

Komentar