Sekda Kota Batu Malang Digarap KPK, Terkait Kasus Apa?

  • 22 Maret 2021 18:55 WITA
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Zadim Efisiensi diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada hari ini. Ia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Lantas, terkait kasus apa Zadim Efisiensi diperiksa oleh KPK?

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Zadim Efisiensi dimintai keterangannya sebagai saksi terkait kasus dugaan gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017. Zadim diperiksa di Balai Kota Batu, Jawa Timur, bersama tiga saksi lainnya. Baca juga: Kasus Korupsi Bansos Covid-19 di Bandung Barat, KPK Geledah Rumah Kadisparbud

Adapun, ketiga saksi lainnya itu yakni, Pemegang Saham PT Buanakarya Adimandiri, Sutrisno Abdullah; Direktur PT Agric Rosan Jaya, Vincentius Luhur Setia Handoyo; serta PPK Pekerjaan Pembangunan Pasar Kota Batu tahap 1 dan Renovasi Rumah Dinas Walikota, Nugroho Widhyanto.

"Hari ini (22/3/2021) bertempat di Balai Kota Batu, Jawa Timur, tim penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara dugaan penerimaan gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017," kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (22/3/2021). Baca juga: KPK Amankan 13 Sepeda Balap Diduga Hasil Suap Ekspor Benih Lobster

Sekadar informasi, KPK sedang mengusut kasus dugaan gratifikasi di Pemkot Malang, Jawa Timur, tahun 2011-2017. Kasus gratifikasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

Eddy Rumpoko telah divonis bersalah menerima suap senilai Rp295 juta dan satu unit mobil Toyota Alphard senilai Rp1,6 miliar dari pengusaha Filiput Djap. Atas perbuatannya itu, Eddy telah dijatuhi hukuman 5,5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan oleh majelis kasasi Mahkamah Agung pada 2019, lalu.

(ads)



TAGS :

Komentar