Miliki Senpi, Pensiunan TNI Terancam 20 Tahun Penjara

  • 06 April 2021 17:35 WITA
Ilustrasi
Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Purnawirawan TNI bernama Anak Agung Putra Asmara (64) harus mengahabiskan masa tuanya di balik jeruji penjara. Ini setelah ia kedapatan memiliki senjata api tanpa memiliki izin dari pihak yang berwenang. 

Baca juga: Pria Mengaku Anggota Polisi Embat HP Dituntut 10 Bulan Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi Pusnawan yang ditemui, Selasa (6/4/2021) mengatakan perbuatan terdakwa melanggar Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang mengubah "Ordonnantietijdelijke Bijzondere Strafbepalingen" (stbl.1948 nomor 17) dan Undang-undang Republik Indonesia dahulu Nomor 8 Tahun 1948.

"Terdakwa tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba menyerahkan, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan untuk atau mempunyai dalam, menyimpan, mengangkut, mengangkut, mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak," kata jaksa yang bertugas di Kenari Denpasar ini. 

Baca juga: IPW Desak Kabareskrim Usut Raibnya Barang Bukti 11 kg Sabu

Sementara dalam sidang, diterangkan, terdakwa ditangkap petugas kepolisian dari Polresta Denpasar di rumahnya Jalan Kebo Iwa Utara nomor 32, Banjar Batu Kandik, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 10.30 Wita.

Saat dilakukan pengeledahan, di dalam lemari pakaian terdakwa ditemukan sebuah tas slempang warna coklat merk "Kickers" berisikan sepucuk senjata api genggam bertuliskan MP-654K, CAL 4,5 mm, T11-0633497 Made In Rusia. 

Baca juga: DPC BMI Soroti Kinerja Kapolres Madina, Demi Tegaknya Supremasi Hukum

Kemudian gagang warna hitam berikut sebuah magazen dan 10 butir peluru tajam bertuliskan AP 32 AUTO di bagian bawanya serta sebuah sarung senjata (Holster) warna hitam.

Kepada polisi, terdakwa mengaku senjata api tersebut ia beli di Pasar Turi Surabaya, Jawa Timur sekitar tahun 2019. Senjata kemudian disimpan di  dalam lemari pakaian di kamar terdakwa.

"Bahwa tujuan terdakwa membeli senjata api adalah untuk jaga diri. Bahwa terdakwa tidak memiliki izin dari pihak yang berwenang," urai jaksa.

(eli)



TAGS :

Komentar