Dalam Waktu Dekat Pembunuh Cewek Michat Bakal Diadili

  • 11 April 2021 07:59 WITA
Tersangka Wahyu Dwi Setyawan digiring polisi saat proses rekontruksi
Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Kasus pembunuhan di salah satu Homstay di Jalan Tukad Batanghari yang menewaskan Dwi Farica Lestari (23) yang disebut cewek Michat dengan tersangka Wahyu Dwi Setyawan (24) tidak lama lagi akan masuk pada proses persidangan. 

Ini menyusul telah dilimpahkannya berkas acara pemerisaan berserta tersangka oleh penyidik ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar yang kemudian diteruskan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 

Baca juga: Kepala DPPAD Papua Kecam Keras Aksi Penembakan 2 Guru Oleh KKB

Kasi Intel Kejari Denpasar Kadek Hari Supriyadi saat dikonformasi, Sabtu (10/4/2021) membenarkan bahwa perkara ini sudah sampai ke meja majelis hakim. 

"Pelimpahan sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Dan saat ini tinggal menunggu sidang perdana saja," ujar Kasi Intel sembari mengatakan bahwa Ida Bagus Putu Swadharma Diputra ditunjuk sebagai jaksa yang akan menyidangkan perkara ini. 

Sementara itu sebagaimana tertuang dalam website resmi PN Denpasar menyebut bahwa sidang perdana atau sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dalam perkara ini akan digelar pada tanggal 22 April 2021.

Baca juga: Guru Asal Toraja Meninggal Tertembak di Papua, Jenazahnya Belum Dievakuasi

Seperti diberitakan sebelumnya kasus yang menggegerkan warga Denpasar ini diduga bermotif pencurian.

Pihak Kepolisian merilis kasus ini berawal dari pelaku dengan korban yang sebelumnya telah janjian untuk melakukan hubungan badan lantaran korban berprofesi sebagai cewek BO, Sabtu (16/1/2021) sekitar pukul 01.00 Wita.

Usai melakukan hubungan badan, pelaku berusaha mengambil handphone dan dompet milik korban.

Melihat itu, korban yang saat itu berdiri tanpa busana di samping tempat tidur berteriak minta tolong sehingga pelaku membekap korban dari belakang dengan menggunakan tangan kiri.

Baca juga: Gubernur Koster Harap Kebijakan Spesifik Pemerintah Pusat untuk Bali

Selanjutnya pelaku mengambil senjata tajam jenis kerambit dari saku celana yang ditaruh di atas tempat tidur serta menusuk korban ke arah leher korban.

Korban sempat meronta dan berteriak serta menghentakkan kaki sampai kemudian korban lemas. 

Pelaku lalu pergi dengan membawa handphone dan dompet milik korban melalui balkon kamar. Ia lalu menuju sepeda motor miliknya yang diparkir di luar, sekitar 20 meter dari TKP.

Di tengah perjalanan menuju tempat kosnya, pelaku mengambil uang Rp700 dari dalam dompet korban. Setelah itu dompet dan handphone korban dibuang di Jalan Pulau Kawe, Denpasar Selatan.

Hampir sebulan melakukan perburuan, pelaku dapat ditangkap di rumah istrinya di Kelurahan Kraton, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (12/2/2021) sekitar pukul 20.00 Wita.

Atas perbuatan itu pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP atau Pasal 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(eli)



TAGS :

Komentar