Barbuk Kasus Suap Pejabat Pajak Diduga Dihilangkan, Ketua KPK : Cari Terus!

  • 13 April 2021 16:25 WITA
Ketua KPK Firli Bahuri
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri angkat bicara ihwal dugaan hilangnya barang bukti (barbuk) kasus dugaan suap di tubuh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Firli menegaskan pihaknya akan terus mencari bukti tersebut.

Baca juga: Pegawai KPK Nyolong Emas Barbuk Kasus Korupsi untuk Bayar Utang, Langsung Dipecat

"Semua informasi kita respon prinsipnya adalah KPK tetap melakukan pencarian terhadap barbuk KPK tetap bekerja mengumpulkan keterangan-keterangan saksi sehingga dengan bukti tersenut akan muncul terangnya suatu perkara pidana dan kita menemukan tersangkanya," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Firli mengatakan, saat ini KPK masih terus membuat terang perkara dugaan korupsi terkait pemeriksaan perpajakan. Tak hanya akan menangkap dan menahan para pelaku suap, kata Firli, KPK juga akan menindak pihak-pihak yang mencoba merintangi penyidikan kasus ini 

Baca juga: KPK 'Acak-Acak' Kantor Bank Panin, Sita Barbuk Diduga Terkait Suap Pajak

"Tentu tersangka korupsi itu tidak hanya merugikan uang negara tetapi ada juga kejahatan 2 lain berupa suap menyuap, pemerasan, dan tindak pidana lain, termasuk juga para pihak yang melakukan merintangi menghalangi menggagalkan penyelidikan penuntutan tindak pidana korupsi itu pasti kita tangani," tegas Firli.

Sebelumnya, KPK membenarkan bahwa barang bukti terkait penyidikan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa suap terkait pajak pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dibawa kabur menggunakan truk.

Hal itu didapati usai tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor PT Jhonlin Baratama dan sebuah lokasi di kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan pada hari Jumat (9/4/2021). 

Baca juga: Kasus Suap Pajak, KPK Larang 6 Orang untuk Bepergian ke Luar Negeri

"Berdasarkan informasi yang kami terima, benar Tim Penyidik KPK pernah mendapatkan informasi dari masyarakat adanya mobil truk di sebuah lokasi di kec Hampang Kab. Kota Baru Kalsel yang diduga menyimpan berbagai dokumen terkait perkara yang sedang dilakukan penyidikan tersebut," ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (12/4/2021).

"Namun setelah tim penyidik KPK datangi lokasi, truk tersebut sudah berpindah tempat dan saat ini kami sedang melakukan pencarian," tambah Ali.

(ads)



TAGS :

Komentar