KPK Periksa Penyidik Asal Polri Pemeras Wali Kota Tanjungbalai

  • 22 April 2021 16:00 WITA
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap oknum penyidik asal Polri yang berinisial SR, pada hari ini. Ajun Komisaris Polisi (AKP) berinisial SR itu diperiksa terkait dugaan pemerasan terhadap Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, HM Syahrial.

"Setelah diamankan kemarin, tim penyelidik KPK saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap oknum tersebut di Gedung Merah Putih," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Oknum Penyidik KPK Asal Polri Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai Rp1,5 Miliar

Sejauh ini, dikatakan Ali, pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan sejumlah pihak terkait dugaan penerimaan uang oleh oknum penyidik KPK yang berasal dari Kepolisian tersebut. Oknum penyidik tersebut diduga telah menerima suap dari Wali Kota Tanjungbalai. 

Ali memastikan pihaknya akan transparan dalam menangani kasus dugaan suap terhadap oknum penyidik asal Polri tersebut. "Kami memastikan penanganan perkara dugaan penerimaan uang ini akan diusut sendiri oleh KPK secara transparan. Untuk itu, kami persilakan masyakarat untuk mengawal prosesnya," jelasnya.

Baca juga: IPW Minta Oknum Penyidik KPK yang Peras Wali Kota Dihukum Mati

Secara paralel, Dewan Pengawas (Dewas) KPK juga akan melakukan proses pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik AKP SR. Ali memastikan bahwa KPK akan menindak tegas oknum penyidik asal Polri tersebut.

"Kami tegaskan, bahwa KPK tidak memberikan toleransi terhadap tindakan koruptif dan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh setiap insan KPK," pungkasnya.

Baca juga: KPK Usut Dugaan Suap terkait Mutasi Jabatan di Tanjungbalai

Sekadar informasi, oknum penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari institusi Polri berinisial SR diduga melakukan pemerasan terhadap Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, HM Syahrial sebesar hampir Rp1,5 miliar. HM Syahrial diperas oleh oknum tersebut diduga berkaitan dengan kasus yang sedang disidik KPK.

SR disebut-sebut telah menerima uang dugaan suap hampir Rp1,4 miliar tersebut. SR diduga menjanjikan HM Syahrial bisa menghentikan kasusnya dengan uang tersebut. Adapun, kasus yang menjerat HM Syahrial yakni terkait dugaan suap jual-beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai.

(ads)



TAGS :

Komentar