Nekat Jadi Kurir Narkoba, Pasangan Kekasih Dituntut 15 Tahun Penjara

  • 29 April 2021 15:30 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, DENPASAR - Wajah I Wayan Kariasa alias Kepek (42) dan Marcia Illasabina Hutasoit alias Aci (37) tertunduk lesu. Pasangan kekasih yang menjadi terdakwa dalam kasus narkotika ini dituntut pidana penjara 15 tahun.

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat jual beli narkoba. 

Baca juga: Nyabu Tanpa Izin, Pria Kelahiran Surabaya Dituntut 2 Tahun Penjara

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan Primair melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Mohon kepada majelis hakim menjatuhkan pidana penjara 15 tahun kepada terdakwa Wayan Kariasa dan Marcia Illasabina Hutasoit dengan dikurangi masa penahanan, serta denda Rp 1,5 miliar jika tidak dibayar dapat diganti pidana penjara 6 bulan," tutur jaksa dalam sidang yang dipimpin hakim I Gede Putu Saptawan, Kamis (29/4/2021) di Pengadilan Negeri Denpasar.

Atas tuntutan itu, kedua terdakwa yang didampingi pengacara dari PBH Peradi Denpasar langsung menyatakan mengajukan pembelaan secara tertulis dalam sidang pekan depan. 

Baca juga: Apes, Ditangkap karena Coba Congkel Brankas Milik LBH Dituntut 10 Bulan

Jaksa menerangkan, kedua terdakwa ditangkap petugas BNN Provinsi Bali, Selasa (9/2/2021) sekitar pukul 12.13 Wita di rumah Wayan Kariasa di Jalan Raya Besakih, Desa Akah, Klungkung.

Sebelumnya petugas BNN Provinsi Bali melakukan pendalaman guna mengetahui penerima paket yang diketahui berisi narkoba.

Ketika isi paket dibuka, petugas menemukan barang bukti berupa sabu seberat 101,78 gram brutto, tiga buah plastik klip berisi biji, batang dan daun ganja dengan berat masing-masing 8,98 gram brutto, 4,46 gram brutto dan 2,68 gram brutto.

Selain itu, juga ditemukan sebuah bungkus rokok In Mild warna putih yang didalamnya berisi biji dan batang tanaman narkotika jenis ganja dengan berat 1,88 gram netto.

Baca juga: Tilep Uang Pajak Hingga Rp 2,2 Miliar, Pekerja Freelance Dipenjara

Saat diperiksa, keduanya mengaku paket tersebut berasal dari seseorang bernama Karlo (belum tertangkap) yang dikirimkan melalui jasa pengiriman. Paket rencananya akan dikirim ke suatu tempat sesuai perintah Karlo.

"Bahwa menurut pengakuan terdakwa, mereka menerima upah Rp 400 ribu dari Karlo sebagai kurir narkotika. Upah langsung ditransfer ke rekening milik Aci," beber jaksa.

(eli)



TAGS :

Komentar