Prof Indriyanto Seno Adji Resmi Jabat Anggota Dewas KPK

  • 29 April 2021 17:55 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, JAKARTA - Prof Indriyanto Seno Adji resmi menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu ditandai dengan Penandatanganan Pakta Integritas oleh Prof Indriyanto Seno Adji di Gedung lama KPK atau kantor Dewas KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis (29/4/2021).

Penandatanganan Pakta Integritas itu dilakukan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk dan melantik Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewas KPK menggantikan almarhum Artidjo Alkostar. Dalam kesempatan itu, Indriyanto mengaku baru diberitahu terpilih menjadi anggota Dewas secara dadakan pada Rabu, 28 April 2021, kemarin.

Baca juga: KPK Kembali Jerat Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi, Kali Ini Tersangka Gratifikasi

"Saya memang baru masuk di Dewas ini mendadak ya kemarin, pemberitahuanya juga sudah terlalu mendesak sekali, saya sebenarnya di lembaga KPK sudah seperti keluarga," ungkap Indriyanto Seno Adji.

Indriyanto mengaku sejak awal telah mengikuti regulasi Undang-Undang (UU) KPK tahun 2002 yang kemudian, perubahannya juga menjadi polemik di masyarakat. Ia juga mengakui menjadi salah satu tim yang ada di informal dan dimintai pendapat soal keberadaan posisi Dewas.

Baca juga: Geledah Rumah Dinas Hingga Ruang Kerja Azis Syamsuddin di DPR, KPK Amankan Dokumen

"Jadi keberadaan Dewas dan saya masuk disini diapa namanya diberikan amanah oleh negara untuk menggantikan almarhum AA. Dan memang posisinya kita di Dewas ini adalah hanya, membangun dan memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan dari secara operasional kelembagaan KPK itu sendiri," bebernya.

Sementara itu, Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean menyatakan bahwa Prof Indriyanto Seno Adji bukan merupakan orang baru di lembaga antirasuah. Indriyanto sebelumnya memang pernah menjabat sebagai Plt pimpinan KPK serta pegiat antikorupsi.

Baca juga: KPK Bakal Digugat Jika Tak Juga Tuntaskan Kasus Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika

"Dan beliau juga yang membidangi kelahiran UU KPK, membidangi pimpinan-pimpinan KPK sebelumnya, karena beliau ini sering menjadi pansel panitia seleksi, termasuk pansel saya sendiri sebagai pimpinan KPK yang pertama 2003, yah pak, 2003. Jadi saya sangat senang sekali, bidang kami ada ditengah-tengah kami, dan tentunya kami akan lebih mantap lagi dalam melaksanakan tugas," kata Tumpak.

(ads)



TAGS :

Komentar