Polairud Polda Papua Barat Amankan Pelaku, Diduga Rakit Peledak Bom Ikan

  • 03 Mei 2021 21:40 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, SORONG - Saat mempersiapkan rakitan bahan peledak bom ikan di laut, dua pelaku berinisial (LS) dan (PY) langsung diamankan oleh tim Subdit Gakkum Polairud Polda Papua Barat, Selasa (27/4/2021) pukul 12.00 WIT

Dir Polairud Polda Papua Barat, Kombes Pol Budy Utomo saat dikonfirmasi, Senin (3/5/2021) menegaskan kedua pelaku telah diamankan oleh tim Gakkum dengan Barang bukti 1 Botol kaca ukuran 620 ml berisi bahan peledak, 2 Botol kaca ukuran 330 ml berisikan bahan peledak, 2 Botol kaca ukuran 150 ml berisikan bahan peledak, 1,5 kg Pupuk Matahari dan 10 Buah Dopish. 

Baca juga: Gubernur Bali Kembali Terima Penghargaan K3 dari Kemenaker RI

Terkait tentang penangkapan pelaku utama pembuat Bom ikan di Pulau Buaya inisial LS, lanjut Dir Polairud Kombes Pol Budi Utomo, pada Pukul 07.00 WIT tim Subdit Gakkum yang di pimpin Kompol Syarifurrahman, IPDA Deny Halim, Bripka Nur Ilham dan Bripka Israil serta Personil Sea Rider dan juga Kanit Patwal Polairud Iptu Rumarogan ini melakukan penyelidikan dan patroli diperairan Sorong, dikatakannya pelaku utama pembuat Bom ikan berada di Pulau Buaya berinsial LS.

Kemudian pada pukul 09.00 WIT Kasubdit dan tim penangkap lainnya melakukan pemantauan dari TB Delta yang sedang berlabuh di kolam bandar kota Sorong, menunggu laporan Bripka Israil. 

Setelah menunggu, Bripka Israil melaporkan bahwa ada perahu warna kuning dengan menggunakan mesin tempel 15 pk baru saja membeli bahan-bahan peledak dari rumah pelaku LS di Pulau Buaya. 

Baca juga: Pengaduan Soal Oknum PP Minta Uang Ditindaklanjuti, Ipung Dipanggil Bawas

Kemudian pada pukul 10.00 WIT Kasubdit Gakkum berkoordinasi dengan Kapal Sea Rider Ditpolairud Polda Papua Barat yang sedang berpatroli untuk melakukan pengejaran terhadap kapal yang diduga membawa bahan peledak bom ikan. 

Setelah itu pukul 10.20 WIT, Kapal Sea Rider berhasil melakukan pemeriksaan dan menangkap pelaku insial PY sebagai pembeli bahan peledak dari rumah LS yang berada di Pulau Buaya. 

Selanjutnya, pukul 11.00 WIT Tim yang berada di kapal Delta mendapatkan informasi dari Bripka Israil, barang yang dirakit sudah berbentuk Bom ikan yang dikemas didalam Botol. 

Baca juga: Desa Adat Se Kabapaten Jembrana Dijadikan Pilot Project untuk Mengelola Air Limbah Domestik

Kemudian pukul 11.10.WIT Kasubdit Gakkum perintahkan segera melakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah pelaku pukul 11.30 WIT.

"Tim berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti, berupa 5 botol Bom ikan rakitan yang siap digunakan. Akibat perbuatan kedua pelaku, diduga telah melanggar pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951," pungkas Kombes Pol Budy.

(charles)



TAGS :

Komentar