Bupati Hery Pantau Posko Perbatasan, Ajak Masyarakat Terapkan Prokes

  • 19 Mei 2021 08:56 WITA

Males Baca?


MCWNEWS.COM, MANGGARAI - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A. meninjau Posko Satgas Penanganan Covid-19 Tingkat Kecamatan Satarmese Utara yang bertempat di perbatasan Manggarai-Manggarai Barat, di Nte'er, Desa Mata Wae, Selasa, (18/5/2021)

Kunjungan ini dilakukan untuk memantau kerja posko dalam rangka pendataan pelaku perjalanan pasca libur Idul Fitri 1443 Hijriah. 

Baca juga: ITB STIKOM, Satu-satunya PTS di Bali Ditunjuk Sebagai Pendamping SMK se-Bali

Dalam pantauan, beberapa giat yang dilakukan para petugas posko diantaranya, pendataan identitas pelaku perjalanan yang masuk ke wilayah Kabupaten Manggarai, pengecekan suhu tubuh, serta pelaksanaan rapid antigen test. 

Petugas juga menyediakan masker bagi pelaku perjalanan yang tidak mengenakan masker.

Saat diwawancarai awak media, Bupati Hery menjelaskan bahwa penjagaan di jalur perbatasan ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus pasca liburan, seperti yang terjadi pada awal tahun 2021 lalu. 

"Jangan sampai terulang kembali pengalaman Natal dan Tahun Baru kali lalu, peningkatan (kasus) Covid, efek setelah liburan," tutur Bupati Hery.

Oleh karena itu, lanjutnya, posko ini diharapkan menjadi pencegah dan penekan laju penyebaran Covid-19. 

Baca juga: Ini Penjelasan Kasi Penkum Kejati Bali Soal Putusan Jerinx di Tingkat Kasasi

"Tidak ada maksud untuk menghambat perjalanan, tetapi semata-mata supaya penyebaran Covid-19 ini bisa ditekan," tambahnya.

Setiap kendaraan yang memasuki wilayah Kabupaten Manggarai wajib berhenti di posko perbatasan tersebut. Setelah itu, petugas akan memeriksa suhu tubuh maupun menanyai kondisi kesehatan pelaku perjalanan, yang dilanjutkan dengan pelaporan identitas dengan menunjukan KTP.

Sementara khusus Rapid Antigen Tes dilaksanakan secara acak (random check). 

Pelaku perjalanan yang telah menjalani tes, diminta menunggu hasilnya sekitar 15 menit. 

Bila negatif, yang bersangkutan dipersilakan untuk melanjutkan perjalanannya. Bila positif, maka akan ditangani sesuai prosedur penanganan Covid-19. 

"Puji Tuhan, dalam beberapa hari ini, Rapid Antigen masyarakat yang masuk ke dalam wilayah kita (Manggarai), semua negatif," ungkapnya. 

Bupati Hery berharap agar seluruh masyarakat Manggarai dan juga para pelaku perjalanan senantiasa mendukung upaya pemerintah mencegah penyebarluasan Covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

"Kita berharap banyak, masyarakat tidak kendor dalam penerapan prokes, ada atau tidak adanya pengawasan, diharapkan ini menjadi kesadaran masyarakat," ucap Bupati Hery. 

"Sayangi diri sendiri, sayangi keluarga, tetap memakai masker di mana pun berada. Bukan karena diperiksa (oleh petugas)."

Berdasarkan data laporan Monitor Harian Covid-19 Kabupaten Manggarai, terhitung mulai tanggal 12 s.d 17 Mei 2021, tidak ada penambahan kasus baru. Di sisi lain, tren kasus kesembuhan juga meningkat. 

Baca juga: Pesan Ganja Sintetis dari Makassar, Wanita Ini Terancam Hukuman Berat

Berikut informasi terkini perkembangan penanganan Covid-19 hingga 17 Mei 2021: total kasus konfirmasi positif sebanyak 2.133 kasus dengan rincian RDT-Ag, kasus terkonfirmasi sebanyak 1.936, sembuh 1.886, sedang dirawat 42, dan meninggal 8. Sedangkan RT-PCR dan TCM, kasus terkonfirmasi sebanyak 197, sembuh 181, sedang dirawat 0, dan meninggal  16 orang. 

Dalam kegiatan ini, Bupati didampingi oleh Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, S.H., S.I.K.; Pasi Intel Kodim 1612/Manggarai Lettu Inf Falentinus Lanar; dan Camat Satar Mese Utara, Aloysius Jebarut, S.Pd.

(Wan)



TAGS :

Komentar