Diganjar Hukuman 4,5 Tahun, Oknum Sulinggih Langsung Ajukan Bading

  • 08 Juni 2021 16:30 WITA
I Wayan Mahardika
Males Baca?

 

MCWNEWS.COM, DENPASAR - I Wayan Mahardika yang sebelumnya disebut sebagai Sulinggih yang terjerat kasus pencabulan pada sidang, Selasa (8/6/2021) divonis hukuman 4 tahun 6 bulan (4,5) tahun penjara dalam sidang yang digelar secara online di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 

Majelis hakim pimpinan I Made Pasek dalam amar putusannya yang dibacakan dalam sidang terbuka itu menyatakan terdakwa terbukti bersama melakukan tindak pidana pencabulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289 dan Pasal 290 ayat (1), serta Pasal 281KUHP. 

“Menghukum terdakwa I Wayan Mahardika oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan yang dipotong selama terdakwa menjalani masa tahanan,” sebut hakim dalam amar putusannya.

Baca juga: Puluhan Keluarga Korban Pembunuhan di Aifat Gelar Aksi Demo minta Kejari Sorong Bersikap Adil

Vonis ini lebih ringa dari tuntutan Jaksa Penuntu Umum (JPU) Purwanti dan Dayu Sulasmi yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun. 

Atas putusan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya langsung menyatakan banding.”Kami mengajukan banding,” ujar tim kuasa hukuman terdakwa usai berkonsultasi dengan terdakwa. Sedangkan jaksa masih mengatakan pikir-pikir. 

Diketahui peristiwa yang dialami korban terjadi pada Sabtu dini hari, 4 Juli 2020 sekira pukul 01.00 Wita di Tukad Campuhan Pakerisan Desa Tampak Siring, Gianyar.

Baca juga: Perkuat Kapasitas Forum Lintas Aspirasi Jasa Konstruksi, BPP PERADIN Teken MoU dengan LPJK

Dugaan pelecehan itu dilakukan saat korban jalani ritual pelukatan (pembersihan) yang mana terdakwa bertindak selaku penyembuh. 

Dalam pengakuannya, saksi korban usai melapaskan seluruh busana dan mengenakan kemben (kain), langsung dilakukan ritual pemandian. Dimana pria kelahiran 1983 itu bertindak selaku guru sepiritual atau penyembuh. 

Saat itu memang ada yang diusut (diraba) oleh terdakwa, dimana perasaan saksi korban fokus hanya untuk diobati. Namun rabaannya berlanjut hingga kebagian payudara. 

"Diraba pelan, diremas bagian payudara. Juga dimasukin jari keluar masuk kira-kira sebanyak lima kali kebagian V," pengakuan saksi korban.

(eli)



TAGS :

Komentar