Kejagung Sita Aset Apartemen Seluas 48,23 m2 Terduga Kasus Korupsi PT ASABRI

  • 08 Juni 2021 19:00 WITA
Males Baca?


MCWNEWS.COM, BADUNG - Kejaksaan Agung menyita aset terduga pelaku tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 sampai dengan 2019.

"Penyitaan aset ini dilakukan dalam rangka penyidikan tindak pidana korupsi yang sedang diusut oleh Kejagung," kata Kepala Kejaksaan Negeri Badung
I Ketut Maha Agung, Selasa (8/6/2021) di Badung.

Penyitaan aset dilakukan berdasarkan adanya Surat Perintah Penyitaan dari JAM Pidsus yang menugaskan kepada beberapa jaksa pada Kejagung untuk melakukan penyitaan aset.

Tujuannya yakni untuk mengambil alih dan menyimpan di bawah kekuasaan penyidik suatu benda yang berhubungan dengan tindak pidana untuk kepentingan pembuktian tindak pidana korupsi dalam penegakan hukum.

Penyitaan juga berdasarkan penetapan dari Pengadilan Negeri Denpasar yang pada pokoknya memberikan izin khusus kepada penyidik untuk melakukan penyitaan terhadap apartemen dengan sertifikat hak seluas 48,23 m2 yang terletak di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

"Aset tersebut diduga terkait dalam tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka berinisial IWBS," jelas Kajari Badung.

Sebelumnya Kejagung dengan bantuan tim Pidsus Kejari Badung telah melakukan pelacakan aset yang terkait tindak pidana sehubungan dengan penyidikan perkara tindak pidana korupsi PT ASABRI.

"Dan atas tindak lanjutnya kini telah dilakukan penyitaan," jelas Kasi Intel Kejaksaan Negeri Badung I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo saat mendampingi Kajari Badung.

Menurutnya, konsistensi dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi inilah bentuk komitmen dari Kejaksaan RI dalam memberantas tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia.

(eli)



TAGS :

Komentar